Kemiskinan Stories

Refine by tag:
kemiskinan
kemiskinan

8 Stories

  • LAGU DARI BAWAH TANAH by DuniaHewan
    DuniaHewan
    • WpView
      Reads 5
    • WpPart
      Parts 1
    Kumpulann Puisi
  • Kunca by Evie_Edha
    Evie_Edha
    • WpView
      Reads 620
    • WpPart
      Parts 1
    Apa salahnya dengan keinginan remaja yang ingin bisa lulus SMA? Tidak salah bukan? Begitu juga halnya dengan Kunca. Ia pun sama ingin mengenyam pendidikan di bangku SMA, lulus dengan bangga. Hanya saja, kehidupan yang menempatkan dirinya di bawah garis kemiskinan harus membuatnya menunda untuk bersekolah. Menunda. Ingat. Hanya menunda, karena ia tengah berjuang untuk mencapainya. Lalu ... bagaimana jika restu sang ibu tak didapat? Juga caci maki dari beberapa pihak datang menerpa? Serta masa depan sang adik yang ada di tangannya. Haruskah ia mengubur mimpi itu? *** Jangan plagiat, ya. nakal. start : 31-08-2021
  • Impian Sophy by RevivalSulaiman
    RevivalSulaiman
    • WpView
      Reads 28
    • WpPart
      Parts 1
    Dalam sebuah kehidupan terkadang kita selalu memikirkan diri sendiri tanpa memperhatikan orang lain di sekitar kita. Beda halnya dengan sosok Sophy yang ingin saya ceritakan. ia membentuk mimpinya dari salah satu teman di sekolahnya, yang hidup dalam kemiskinan bahkan dikelilingi suasana tragedi. Semoga dengan cerita ini bisa membuat suatu harapan yang membuat kita peka dengan orang lain di sekitar kita.
  • GELANDANGAN by sahallll
    sahallll
    • WpView
      Reads 30
    • WpPart
      Parts 1
    Menggambarkan keadaan sosial
  • EMBUN JAMILLAH by ranynasiet
    ranynasiet
    • WpView
      Reads 915
    • WpPart
      Parts 8
    mengisahkan hidup dua orang gadis yang berlainan latar kehidupan. nasib keduanya saling bertindih. jika salah seorang dari mereka bahagia, maka seorang lagi menderita, begitu juga sebaliknya. Embun, bunga indah yang lahir dari seorang ibu yang kurang upaya dan hidup dengan bapa tiri yang penjudi dan baran membuatkan hidup Embun tak ubah seperti neraka jadian. terpaksa membanting tulang empat keratnya untuk menafkahi keluarga membuatkan Embun tidak ubah seperti bunga yang layu sebelum mekar. hidup yang berat membuatkan Embun tidak berpeluang menikmati saat-saat manis seperti gadis-gadis sunti yang lain. teman akrap Embun hanyalah cangkul dan benih-benih sayur. kehadiran Malek sebagai cina buta setelah di ceraikan tanpa sengaja oleh Yusuf bagai durian runtuh untuk Embun. hidupnya mula di penuhi bunga-bunga bahagia yang belum pernah dia nikmati sebelum ini. ternyata miskin itu juga indah jika jiwa bahagia. Jamillah, gadis sunti yang hidup dalam keharmonian kasih sayang dan didikan agama yang tinggi dari kedua ibu bapanya berubah drastik setelah bergelar isteri kepada yusuf, lelaki yang di cintai sedari kecil. dunia indahnya berubah setelah namanya di akad dan jiwa raganya di serahkan kepada lelaki yang mengambil dirinya semata-mata atas nama taat seorang anak. Jamillah yang selama ini merasa takjub dan kagum dengan diri sendiri bagai terbangun dari mimpi ngeri bila menyedari gadis miskin yang selama ini di anggap seperti rumput liar ternyata adalah kembar serahimnya dan merupakan wanita yang memegang kunci hati lelaki yang paling Jamillah cintai, Yusuf.
  • Kumpulan Cerpen Kehidupan: Langkah-Langkah yang Tak Pernah Menyerah by Abdicatio
    Abdicatio
    • WpView
      Reads 146
    • WpPart
      Parts 6
    Kumpulan cerpen ini memuat potret kehidupan masyarakat kelas bawah yang sederhana namun sarat makna. Melalui narasi yang lembut dan penuh empati, penulis menyajikan enam cerita yang berfokus pada keteguhan, kasih sayang, dan harapan dalam kesederhanaan. Para tokoh-seperti pasangan lansia penjual kerupuk, ibu yang mengolah tepung menjadi "masakan terenak," hingga anak-anak pemburu besi tua dan bocah penjual kue subuh-dihadirkan dengan humanis. Mereka adalah simbol ketabahan menghadapi kerasnya hidup, namun tetap mampu menciptakan cinta, kehangatan, dan cita-cita, walau dari hal-hal paling kecil dan rapuh. Cerpen-cerpen ini mengajak pembaca menunduk sejenak, melihat kehidupan dari sudut gang, dari pinggir trotoar, dari pasar subuh, dan dari dunia anak-anak yang bersinar dalam gelap. Ceritanya kelam, namun selalu diselingi tawa kecil, harapan samar, dan pelajaran diam-diam tentang apa arti menjadi manusia.