khansacakai
4 pulau, 1 mimpi panggung dunia yang ingin mereka taklukkan bersama.
Jakarta mempertemukan Gisa, Lea, Victory & Zinni sebagai mahasiswa dari jurusan berbeda. Mereka tinggal di sebuah rumah kos sederhana, berbagi 1 kamar ber4, berbagi mi instan, berbagi tawa, bahkan berbagi air mata ketika uang saku mulai menipis. Meski berasal dari penjuru Indonesia, mereka memiliki mimpi yang sama: membuktikan bahwa musik mampu menyatukan perbedaan.
Gisa/Gee, gadis asal Sumatera yang selalu mengenakan sentuhan merah & cokelat, menjadi vokalis dengan suara penuh emosi. Lea/Lee, mahasiswi ceria asal Bali dengan warna khas kuning & emas, menghidupkan setiap lagu melalui petikan ukulelenya. Victory/Vee, perempuan tangguh dari Papua yang identik dengan hijau muda & hijau tua, meniup seruling yang menghadirkan ketenangan di setiap penampilan. Sementara Zinni/Zee, gadis asal Jawa dengan nuansa biru muda & ungu muda, memberi warna lewat beatbox yang unik.
Mereka menamai band itu "Gee Lee Vee Zee". Hanya berbekal alat musik sederhana, latihan hingga larut malam, tugas kuliah yang menumpuk, serta uang yang pas-pasan, mereka terus mengejar panggung cafe demi panggung cafe. Lagu-lagu sedih, penuh harapan, hingga aransemen acapella menjadi ciri khas yang perlahan menarik perhatian banyak orang.
Namun perjalanan menuju impian tidak pernah mudah. Persaingan antarbands, kegagalan audisi TV, perbedaan pendapat, rasa rindu kampung halaman & tekanan untuk memilih antara masa depan akademik atau dunia musik mulai menguji persahabatan mereka.
Akankah 4 sahabat dari 4 pulau ini mampu menjaga mimpi sekaligus persahabatannya hingga garis akhir? Ataukah ambisi akan memecah harmoni yang selama ini mereka bangun bersama?
Karena terkadang, kemenangan terbesar bukanlah menjadi band paling terkenal, melainkan tetap berjalan seirama bersama orang-orang yang percaya pada mimpi yang sama.