Narutaniyamai
Hi Maple
Kenapa harus maple, kenapa bukan daun semanggi.
Soal nya dia bukanlah harapan.
Karena dia bagai jingga, kemerahan, yang datang dimusim gugur ku.
Hi Maple
Si psikolog ku,selalu bisa buat ketawa di saat terjadi badai yang hebat dalam hidupku.
Hi Maple
Aku bersyukur bisa megenalmu
Aku senang bisa bertemu denganmu.
Apakah kau tau mengapa aku menulis ini dengen pena biruku, sedangkan warnamu jingga,
Alasanku adalah karena kamu kadang menjadi biru gelap kala senja menghilang.
waktu terkadang tidak adil ya, kenapa bisa tak merasa padahal tahu.
April 2015