AbdillahSulaiman
mak, aku kini di kota yang sama
dengan cerita riang mamak masa itu
dengan semua kunang kunang ribuan volt
di ayun ombak buaian semata
di ajak bermuara di ujung sana, keruh
jauh dari cerita mamak masa itu
aku takut mak
dimakan paus ganas zaman
aku hampir gila mak
di suap janji serapah semata
gila,, hampir aku gila
moga puisi ini tak lekas basi mak
untuk mamak dan desa yang menjadi kota