khansacakai
Kin : "Pok ame-ame belalang kupu-kupu, hahaha"
Amethyst : "Loe itu delulu buat jadi ketos"
Bagaimana jika satu kata yang paling menyakitkan justru menjadi awal perubahan terbesar dalam hidupmu?
Kinneth Gaenari atau Kin adalah siswa paling populer di SMA Cakrawala. Tampan, kaya, dan kapten tim basket, hidupnya selalu berjalan sesuai keinginannya. Terbiasa dimanjakan sejak kecil, Kin tumbuh menjadi remaja yang percaya bahwa popularitas dan uang dapat menyelesaikan segalanya. Tidak ada yang berani menentangnya-sampai ia bertemu Amethyst Keiko.
Ame adalah kebalikan dari Kin. Cerdas, disiplin, mandiri, dan selalu menjadi kebanggaan sekolah. Sebagai siswi berprestasi yang terbiasa bekerja keras untuk setiap pencapaiannya, Ame tidak pernah terkesan oleh ketampanan, kekayaan, ataupun popularitas Kin. Pertemuan mereka di satu kelas melahirkan persaingan yang tak pernah berhenti. Dari lomba debat hingga pemilihan ketua OSIS, keduanya selalu berada di sisi yang berlawanan.
Ketika Kin memenangkan jabatan ketua OSIS dengan mengandalkan pengaruh dan uangnya, ia menjadikan Ame target keusilan dan ejekan tanpa menyadari bahwa tindakannya perlahan melukai orang lain. Hingga suatu hari, satu kalimat dari Ame menghancurkan kesombongan yang selama ini ia bangun.
Sejak saat itu, hidup Kin tidak lagi sama. Di balik tawa, popularitas, dan kemewahan yang dimilikinya, ia mulai menyadari betapa kosong dirinya. Sementara itu, Ame perlahan melihat sisi lain dari sosok yang selama ini ia benci.
Namun bisakah seseorang yang begitu egois benar-benar berubah? Mampukah Kin memperbaiki luka yang telah ia ciptakan sebelum semuanya terlambat? Atau justru perasaan yang mulai tumbuh di antara mereka akan hancur oleh kesalahan masa lalu?