Kontrak Stories

Refine by tag:
kontrak
WpAddreview
WpAddjasa
WpAdddị
WpAddgofood
WpAddgoogle
WpAddmakanan
WpAddshopee
WpAddproduk
WpAddplay
WpAddmy
WpAddbusiness
WpAddmurah
WpAddrestoran
WpAddwebsite
WpAddadvisor
WpAddtrip
WpAddbisnis
WpAddtokopedia
WpAddyoutube
kontrak
WpAddreview
WpAddjasa
WpAdddị
WpAddgofood
WpAddgoogle
WpAddmakanan
WpAddshopee
WpAddproduk
WpAddplay
WpAddmy
WpAddbusiness
WpAddmurah
WpAddrestoran
WpAddwebsite
WpAddadvisor
WpAddtrip
WpAddbisnis
WpAddtokopedia
WpAddyoutube

430 Stories

  • Crazy Second Life by masihberdetak
    masihberdetak
    • WpView
      Reads 98
    • WpPart
      Parts 2
    Terbangun di tengah hutan dengan pakaian compang camping dan dikejar oleh sekelompok orang membuat Shiren berlari berusaha mencari pertolongan. Tetapi... --- "Ikut atau gue lapor ke polisi" Ancam lelaki itu dengan ponselnya yang sudah tersambung dengan nomor polisi. Membuat Shiren berhenti melangkah kemudian berbalik badan lalu menyatukan pergelangan tangannya dan memberikan percuma ke laki-laki tersebut. "Saya ikut mas nya aja hehe" Tawa sumbang Shiren membuat lelaki itu memasang wajah aneh. "Lo bukan odgj kan?" Celetuk lelaki itu dengan tatapan menilai penampilan Shire. 'Gotcha!' Bagaikan aktris dari dunia maya. Shiren langsung menghirup nafas sedalam-dalamnya. "Oh! Sayang~ Kamu tega banget ninggalin aku sama anak kita! Hiks.. " Tangan mungilnya itu menyentuh perutnya yang rata. "Padahal aku kerja dari pagi ketemu pagi biar anak kita saat lahir hidup nya udah tercukupi." Lanjutnya. "Tapi! Dengan teganya kamu nggak pulang tiga harii, mas~ hiks" Setiap kata Shiren perjelas dengan aktingnya berguna menambah kepercayaan laki-laki didepannya bahwa ia Gila. Shiren melangkah maju, mendekat ke arah lelaki tinggi itu untuk menakutinya. "Sayang, Ayo pulang ke rumah! Kasihan anak kita belum makan, Ayo mas! " Ulur tangan Shiren ke laki-laki itu. Yang dibalas tatapan takut olehnya. Membuat lelaki itu meneguk kasar air liurnya "Sumpah, demi apa?" ia berjalan mundur. Sampai.. "Mas! Lari, mas! Itu orang gila kabur, mas!!" Teriak seseorang yang tak jauh dari mereka dengan membawa beberapa orang dibelakangnya. Shiren membeku dan Lelaki itu bergidik ngeri lalu meninggalkan Shiren yang masih diam tak berkutik. "Gue... beneran gila?" Lirih nya sebelum jatuh pingsan. --- Bagaimana perjalanan hidup kedua Shiren di dunia asing sebagai Gadis Gila? Apakah keberuntungan atau nasib sial yang menunggunya disana? --- by @masihberdetak Start Writing : June 2024 End : ? Published on May 2025
  • Hukummu terlalu lemah, Pak! by Fivitri780
    Fivitri780
    • WpView
      Reads 102
    • WpPart
      Parts 1
    Tidak ada yang namanya keadilan di negriku. Hukum hanya memihak kepada uang, bukan kepada korban. Mereka yang membuat hukum, tidak berani menerapkan karena takut senjata makan tuan. Jangan pernah berharap menjadi bagian dari negaraku jika tidak ingin bernasib sama denganku. Inilah kisahku, seorang korban hukum dari negri bernama Jellecia.
  • Nikah Rasa Jomblo by NoorAraa
    NoorAraa
    • WpView
      Reads 451
    • WpPart
      Parts 15
    [SEDANG DI REVISI] Elias datang melamar dengan cara yang sangat... administratif. Tanpa gombalan maut, tanpa buket bunga sebesar ban mobil, tapi entah kenapa sukses bikin keluarga Alya manut dalam sekejap. Mungkin karena Elias punya aura "menantu idaman" yang sangat kuat, atau mungkin karena dia terlihat seperti orang yang tidak pernah telat bayar pajak. ​Pernikahan pun digelar: rapi, estetik, dan sangat Instagrammable. Namun, begitu diboyong ke Munich, Alya baru sadar kalau dia bukan sedang membangun rumah tangga. Dia sedang menjalani masa orientasi karyawan baru. ​Elias adalah suami yang "terlalu" baik. Saking baiknya, dia lebih mirip customer service bank daripada seorang suami. Dia sangat patuh pada aturan, hidup dalam keteraturan yang mencekik, dan memberikan Alya "tunjangan istri" yang nominalnya lebih mirip dana hibah negara tetangga. Alya punya segalanya: rumah megah, kartu kredit tanpa limit, dan status Halal. Tapi masalahnya cuma satu: Rasanya tetap Jomblo! ​Bayangkan, mereka serumah, tapi kalau mau mengobrol rasanya harus kirim email konfirmasi dulu. Elias sibuk dengan kantor dan konflik warisan yang ia gembok rapat-rapat, sementara Alya terjebak dalam status yang absurd: Istri sah di buku nikah, tapi 'Stranger Danger' di meja makan. ​Ini bukan tentang menghadapi suami yang kasar, tapi menghadapi pria robot yang memberimu segalanya-termasuk gaji bulanan-kecuali dirinya sendiri. Alya mulai curiga: Apakah dia dinikahi untuk dicintai, atau sebenarnya cuma buat jadi "aksesori" biar Elias nggak ditanya-tanya lagi soal kapan kawin? ​Awalnya Alya mau profesional saja-lumayan kan, gajinya besar! Tapi lama-lama, hatinya mulai resign dari logika. Ternyata, jatuh cinta sama bos sendiri (yang merangkap suami) itu nggak ada di dalam kontrak!