Historias de Kritiksosial

Buscar por etiqueta:
kritiksosial
kritiksosial

5 Historias

  • Hanya Opini (Alexandrena, 9D, 3) por dekuncuplife
    dekuncuplife
    • WpView
      LECTURAS 104
    • WpPart
      Partes 5
    Semua kata, kalimat, dan paragraf dalam cerita ini hanyalah pandangan satu orang yang terkadang hanya memandang dua sisi tanpa sisi-sisi lain yang bercabang dibaliknya. Percaya atau tidak, setuju atau tidak, itu urusanmu. Biarkan ini menjadi urusanku, karena ini hanya opini, opiniku.
  • Lagu untuk orang-orang pinggiran? por SharifHidate
    SharifHidate
    • WpView
      LECTURAS 12
    • WpPart
      Partes 1
    Lagu diciptakan untuk mewakilkan perasaan. Tapi, Apakah lagu yang ada saat ini sudah benar-be ar mewakilkan semua perasaan?
  • Warisan por JaluReswara
    JaluReswara
    • WpView
      LECTURAS 9
    • WpPart
      Partes 1
    Sebuah cerita menggambarkan realita kehidupan bangsa. Realita kehidupan bangsa saat ini, warisan yang diterima anak bangsa hanyalah Hutang dan Korupsi. Bisakah para penerus bangsa ini terlepas dari ikatan budaya korupsi dan hutang? Terinspirasi penuh dari lakon Warisan.
  • Catatan Harian Abad 45 por Cateratetris
    Cateratetris
    • WpView
      LECTURAS 25
    • WpPart
      Partes 1
    Catatan Harian Abad 45 adalah nama yang disematkan Ihsan pada buku hariannya. Ia menuliskan semua peristiwa yang dialaminya, di buku tersebut. Kisah kasih, dan hiruk pikuk kehidupan yang dilaluinya ia rekam dalam catatannya. Bagaimanakah isi catatannya ? silahkan dibaca. Info : Pernah dibukukan menjadi sebuah novel. Kini beberapa chapternya akan dipublish di wattpad
  • Warisan Bumbu Pecel por gesangpriya
    gesangpriya
    • WpView
      LECTURAS 12
    • WpPart
      Partes 1
    Bagi Jemu, nama adalah doa yang salah alamat. Di tengah hiruk-piruk "Pasar Seneng" dan kemiskinan yang mencekik, ia hanya mewarisi resep bumbu pecel rahasia. Namun, ketika sosok masa lalu mengancam merebut satu-satunya harta mereka, akankah bumbu kacang ini menjadi penyelamat atau justru pemicu tawa di tengah duka?