Lintaswaktu storie

Filtra per tag:
lintaswaktu
lintaswaktu

5 Storie

  • Timeless di medernidity
    medernidity
    • WpView
      LETTURE 40
    • WpPart
      Parti 2
    Ini adalah kisah tentang dua jiwa yang terus bertemu di berbagai waktu, belajar bahwa cinta sejati bukan soal bertahan selamanya, melainkan soal memilih satu sama lain setiap kali diberi kesempatan. inspired by Timeless - Taylor Swift
  • Whispers of Chaos di chenlauw
    chenlauw
    • WpView
      LETTURE 40
    • WpPart
      Parti 1
    Lyra tidak pernah menyangka bahwa tertidur sambil membaca novel fantasy akan mengubah hidupnya selamanya. Ketika ia terbangun, dunia modern telah hilang digantikan oleh kerajaan Sylvaran dan tubuh asing bernama Selene, sang ratu muda yang memimpin Celestium Order. Ini mustahil. Aku masuk ke dalam novel "Whispers of Chaos" yang bahkan belum kutamatkan! Di dunia yang rusak oleh entitas destruktif, manusia terpilih diberkahi kekuatan sebagai inkarnasi dewa untuk melawan kehancuran. Sebagai Selene, Lyra harus memimpin lima anggota Celestium Order menghadapi ancaman Primordius, entitas destruktif yang akan memusnahkan seluruh alam semesta. Namun takdir berubah ketika ia bertemu Kael, seorang setengah dewa misterius yang hanya character tambahan dalam novel asli. Keputusan Lyra merekrut pria yang telah hidup ribuan tahun itu justru memecah alur cerita yang seharusnya ia jalani. Semakin dalam Lyra menggali kebenaran di balik dunia ini, semakin mengerikan rahasia yang mulai terungkap. Apakah ia benar-benar hanya transmigrator biasa? Atau ada kebenaran yang jauh lebih kelam tersembunyi di balik kedatangannya ke dunia Sylvaran?
  • Hidden Door  di enntala
    enntala
    • WpView
      LETTURE 41
    • WpPart
      Parti 1
    Tadinya Jelita cuma berniat mencari pelarian dari kesepian di rumah gara-gara menjadi anak tunggal dengan orang tua yang gila kerja. Tapi siapa sangka pelariannya ke rumah sang kakek justru membawanya pada sesuatu yang tak pernah ia bayangkan: sebuah pintu tersembunyi dibalik lemari kayu jati kuno, berdiam diri tanpa mencolok, seolah menunggu untuk ditemukan. Sebagai anak yang nekat dan selalu dipenuhi rasa penasaran, Jelita melintasi ambang, tanpa tau sesuatu yang menunggunya dibalik sana akan menjungkirbalikkan hidupnya yang sudah awut-awutan. Dunia dibalik pintu itu membingungkan. Jelita tak yakin apakah ia baru saja melintasi waktu, memasuki dimensi lain, atau sekadar tersesat dalam mimpi yang terlalu nyata. Karena di sana, berdiri seseorang yang mustahil, sang kakek yang meninggal dua tahun lalu kini justru menyambutnya dengan senyum hangat. Dan di sampingnya, ada Ambara Praja Rimba, sahabat masa kecilnya yang menghilang misterius 12 tahun lalu. Di manakah sebenarnya Jelita berada? Tempat asing tapi begitu akrab, di mana tidak semua yang hilang ingin ditemukan.
  • Another di isthree3_
    isthree3_
    • WpView
      LETTURE 52
    • WpPart
      Parti 8
    Kamu baru memejamkan matamu sekejap, tetapi kamu tiba-tiba bangun di ruangan asing. Tidak hanya itu, kamu juga pasti terkejut jika melihat ada seorang yang asing juga di sana, sedang menatapmu, kemudian tersenyum yang terkesan lebih horor dari matematika dan film horor. Note: KARYA INI PUNYA GUE. HASIL PEMIKIRAN GUE. AGAK BAJINGAN KALO ADA YANG MAU PLAGIAT. TAPI KALO SEMISAL KALIAN NEMU AKUN INI DI @Aruna, ITU PUNYA GUE JUGA, GUE POST DI SANA KARNA MUNGKIN AKUN INI UDAH HILANG. YA INTINYA SEKARAMG BELUM HILANG. DAN YA, SEKALI LAGI GUE BILANG, CERITA INI HANYA AKAN TERSEDIA DI AKUN INI DAN DI AKUN UTAMA GUE. LO BAJINGAN KALO LO MAU PLAGIAT INI CERITA. TAPI PARAH SIH, CERITA ANEH BEGINI PUN MASIH MAU DI PLAGIAT. Publis: 11 Nov 2023 Cerita ini ditulis 2022, gue lupa tanggalnya, karna udah sering gue revisi. Ending: gatau kapan
  • Qallera PI-Detektif Tiga Sahabat di Lelyrlf3
    Lelyrlf3
    • WpView
      LETTURE 30
    • WpPart
      Parti 1
    Sebuah petualangan tiga orang yang bersahabat, dalam mengeksplorasi ruang dimensi waktu dan dunia semesta alternatif. Krambya duduk menghadap ke sebuah komputer super, sedang mengolah data, yang baru ia dan Tumbwang dapatkan kemarin. Bulou masuk membawakan dua nampan Lotek berukuran kecil. Di jari telunjuk sebelah kiri menggantung sebuah bungkusan berisikan nasi uduk. Sedangkan empat jari kanannya menenteng tiga kopi susu hangat. "Mblows, sarapan dulu, kuy! Biar gak oleng ngadepin kegersangan hidup lu tanpa sentuhan wanita," seru Bulou, sambil meletakkan bawaannya di meja persegi. Mereka bertiga biasa menggunakan meja panjang itu sebagai tempat bersantai selama bekerja dalam laboratorium. Krambya memencet tuts ctrl S pada keyboard komputer, kemudian beranjak ke meja makan. Tumbwang meregangkan badan dan bangkit dari matras gulung. Ia terpaksa harus menginap di lab, karena tadi malam ia begadang sampai jam tiga dini hari, menyetel konfigurasi mesin waktu, sekalian memasukkan kode koordinat baru. Siang nanti, mereka bertiga akan menyelidiki sesuatu. "Gimana setelan mesin untuk kasus pertama kita nanti, Tum?" tanya Bulou. Mulutnya sedang mengunyah suwiran ayam di nasi uduk. "Aman!" Jawaban pendek keluar dari mulut Tumbwang yang sedang menikmati lontong dalam nampan loteknya. "Alhamdulillah, sip! Kalau berkas kasus udah lu upload kan, Kram?" Bulou mengarahkan pandangannya ke Krambya. "Tinggal memasukkan data progresif bagan analisa psikologis subjek yang diteliti," jelas Krambya, sambil menyeruput kopi susu karamel miliknya. "Pake bahasa manusia normal, Kram!" "Pokoknya tinggal sedikit lagi beres. Siang ini kita bisa berangkat."