Reinaayu
Katanya, bertemu dengan seseorang yang bisa membuat hari-hari kelam kita memudar adalah salah satu momen paling manis yang pernah terukir dalam hidup. Zhang Hao sempat memercayai hal itu. Tiap kali presensi Sung Hanbin tertangkap oleh matanya, cowok itu selalu membawa atmosfer hangat yang sanggup mengusir sepi di kepalanya.
Tapi bagi Han Yujin? Kagak ada manis-manisnya sama sekali. Zonk.
Bagi Yujin, binar terang yang dibawa Hanbin tidak lebih dari sebuah kepalsuan yang bikin matanya sepet. Yujin emang anti banget melihat kakaknya dekat-dekat dengan cowok sesempurna Hanbin. Dia rela pasang badan, menutup diri, dan dicap sebagai adik paling posesif sedunia demi menjadi dinding pembatas yang kejam.
Namun, semesta selalu punya cara yang terlalu berisik untuk menguji ketenangan. Tepat di depan motor besarnya, Kim Gyuvin berdiri membawa sejenis kehangatan yang perlahan-lahan mulai ditakuti oleh pertahanan Yujin yang rapuh. Di antara deru mesin balap liar malam minggu yang mempertaruhkan harga dirinya, Yujin justru dihadapkan pada rahasia yang pecah dan hati yang perlahan goyah.
Saat egonya berteriak keras untuk mendorong semua orang menjauh, Yujin tidak pernah tahu... bahwa terkadang, patah hati paling sunyi adalah saat kita harus tetap tersenyum di dalam kebersamaan yang tidak akan pernah bisa kita miliki sepenuhnya.
"Satu detik sebelum patah... dan Yujin memilih untuk membiarkan hatinya patah dalam senyap."