mantazia
Di masa depan, Bumi mengalami pemanasan global ekstrem yang menghancurkan ekosistem, memicu krisis pangan, radiasi, dan runtuhnya peradaban manusia. Saat teknologi gagal menemukan cara menyelamatkan planet maupun mengkoloni dunia lain, manusia membangun kapal-kapal luar angkasa raksasa sebagai upaya terakhir untuk bertahan hidup. Namun hanya segelintir orang yang mampu pergi, sementara miliaran lainnya tertinggal di Bumi yang perlahan menuju kepunahan.
Di tengah kehancuran itu, seorang ilmuwan bernama Elias membangun sebuah sistem bernama Shelter untuk menyelamatkan anaknya, Manta. Manta dikirim ke orbit Bumi dalam keadaan tidur panjang, ditemani simulasi mimpi dan AI dengan suara ayahnya agar ia tidak tumbuh sendirian.
Puluhan tahun kemudian, Manta terbangun sendirian setelah Shelter mengalami kerusakan. Dengan ingatan yang kabur antara mimpi dan kenyataan, dia menemukan sesuatu yang mustahil-Bumi yang dulu mati kini kembali hijau dan hidup. Saat mencoba memahami dunia baru yang ditinggalkan manusia, Manta mulai menelusuri sisa-sisa peradaban lama, mencari jawaban tentang ayahnya, Eden Dome, dan nasib umat manusia.
Ketika sebuah pesan dari kapal luar angkasa terakhir berhasil menjawab panggilannya, Manta menyadari satu hal, mungkin dia bukan manusia terakhir.