Debbyyy0724
Bagi gadis belasan tahun yang menghabiskan energinya di lapangan basket dan ruang olahraga, cinta adalah hal terakhir yang ada di dalam daftar rencanaku. Duniaku saat itu berjalan begitu cepat, berpindah dari seragam sekolah ke jersey, lalu berakhir di balik meja belajar hingga larut malam. Aku bangga menjadi perempuan yang tidak bergantung pada siapa pun.
Namun, sedisiplin apa pun aku menyusun jadwal, aku lupa bahwa takdir tidak pernah bisa dijadwalkan. Pertemuan itu datang tanpa permisi di ruang pengurus youth. Dia yang berdiri memimpin di depan sebagai ketua, dan aku yang duduk mencatat sebagai bendahara. Kami dipaksa saling bertukar kata demi sebuah acara, tanpa menyadari bahwa di antara setiap lembar laporan keuangan dan koordinasi yang kami bahas, ada lembar cerita baru yang sedang ditulis oleh semesta untuk kami berdua.