injeunisekije
Dia tumbuh dengan mata yang mudah terpesona, hati yang polos tapi penuh rahasia kecil. Setiap kali dia melihat sosok itu, dunia di sekitarnya seakan melunak-senyum jadi lambat, kata-kata berhenti di bibir, dan waktu menempel pada detik yang hangat. Rasa itu lembut seperti sapuan angin pada sore, penuh kagum dan harap yang tak berani diucapkan, hanya dirawat dalam bisik-bisik doa dan senyum yang tersembunyi.