spr1ngy
" Okay, so the problems are :
1. Gue gatau kalo gue bisa suka sama lo sedalem ini. It's not my plan. Gue juga ga tau kalo gue bisa jadi monster kayak gini kalo gue jatih cinta. I feel like.... its not me,and i wont feel this way. Im scared of myself slowly. Gue mikirin lo kayak 99,5% setiap harinya, and it makes me crazy.
2. I cant understand you. I tried,but i cant. Trust me,i really tried. Gue gak pernah tau (sampe sekarang) kenapa lo selalu nyaman bareng semua cewek. It hurts me, man. I want to be the only one who make you feel comfortable, I want to be the only one. Gue udah bikin mindset kok, gue juga udh berusaha sekeras mungkin untuk mikirin hal-hal yang positif. Tapi ujung-ujungnya pasti gagal. Dan lo tau gak apa yang gue lakuin? Nangis. Nangis setiap malem mikirin lo. Gue capek. Gue capek nangis. Gue capek merasa lemah hanya karena cowok. I miss the old me.
3. You're my whole world now. Yah... mungkin terkesan lebay, mungkin itu bukan yang sebenarnya, but its what i feel everyday. Semenjak lo dateng, yang gue pikirin cuma LO. Gue bahkan lupa kalo gue bisa melakukan kegiatan lain selain nungguin chat lo, gue bahkan gak mau ngelakuin apapun kecuali pegang hp, chat-an sama lo.
Dan sekarang gue sadar, mungkin kita cuma cocok jadi temen haha. Gue capek gini terus, toh gue juga yakin lo capek ngurusin cewek ribet kayak gue yang tampangnya gak cakep-cakep amat buat digalau in. Well, i will REALLY MISS YOU! But thats okay, i should continue my life, and you too! Banyak pertualangan yang mengunggu didepan! Semoga bahagia selalu. "
Aku tidak tahu mencintaimu adalah takdirku atau pilihanku. Yang jelas, aku tahu aku bertemu denganmu ini adalah takdir, dan merasakan kebahagiaan serta pilu ini adalah takdirku juga.