rubiy_
Saat itu kepalaku sedang kacau. Namun, saat aku melewati gerbang untuk menuju suatu
lapang, di situ aku sedikit merasa damai. Sang surya pada hari itu juga sangat mendukung
dengan sinarnya yang tenang.
Disela serunya obrolan kami, aku melihat insan Tuhan yang menatapku dengan tajam. Mata
elangnya yang berbinar membuat aku terngiang sampai sekarang. Lelaki berbaju merah itu
memakai celana pendek hitam yang kontras dengan kulit putihnya. Dia terlihat begitu tinggi
dan tegap. Tatapannya membuat aku terpana hingga dia berlari melewati ku.