Heybebly_
"Kenapa kamu masih sayang sama aku indah? Padahal sudah berapa kali aku menyakiti kamu? Kenapa kamu masih menerima aku? Kenapa kamu masih perduli dengan aku? Apakah kamu tidak bisa terus membenci ku? Menyakiti ku seperti yang telah aku lakukan ke kamu?" Tanya nya yang terus membuat ku mengingat kenangan itu lagi, kenang pahit yang telah aku alami, patah hati ku yang terdalam.
Aku juga bertanya-tanya...
Kenapa aku masih menyayangi nya? Mengapa aku selalu perduli tentang nya walupun itu hanya sekedar tau kabar nya? Mengapa aku tetap terus memikirkan nya? Padahal patah hati yang dia berikan cukup untuk membuat hati ku ancur berkeping-keping tanpa tersisa...
"Karna aku sayang sama kamu, apa itu cukup untuk menjawab semuanya?" jawab ku dengan air mata yang berlinang di pelupuk mata ku
"Kamu bodoh sekali indah.." katanya dengan tatapan mirisnya
"Apa kamu ngga bisa lihat? Lihat disana banyak cowok yang menunggu mu, banyak cowok yang tertarik dengan kamu.. Apa yang kamu pikirkan? Apa kamu tidak menyesal kembali padaku yang telah menyakiti mu?" Lanjut nya lagi dengan memegang kedua tangan ku
Kini air mata telah lolos dari pelupuk mata ku stelah mendengar nya berkata seperti itu..
"Aku percaya kamu akan berubah suatu saat nanti, kembali menyayangi aku dengan setulus hati mu, dan kamu ngga akan mengulanginya kembali... Aku percaya itu dan Aku percaya kamu" Balas ku dengan terisak, begitu sakit dan pedih hati ku untuk mengingat tentang kisah cinta masa lalu
kita...
Yang terbayang-bayangkan oleh adanya kehadiran kamu, aku, dia, dan mereka..
Arti perjuangan ku untuk tetap mempertahankan hadir mu yang selalu ku tunggu untuk kembali menemani sepi nya hari ku tanpa ada nya diri mu...
"Aku sayang sama kamu Ryan..." Ucap ku serta memeluk nya dengan sangat erat...