syascoops
Aura selalu merasa dirinya adalah "suhu ruangan"-ada, tapi tidak pernah benar-benar dirasakan. Di rumahnya, kasih sayang adalah api yang hanya cukup untuk menghangatkan dua orang: kakaknya yang selalu membanggakan dan adiknya yang selalu butuh perlindungan. Sebagai anak tengah, Aura berdiri di zona dingin yang terlupakan.
Ia terbiasa dengan suara pintu yang tertutup sebelum ia sempat bicara, atau meja makan yang sudah kosong saat ia baru ingin berbagi cerita. Namun, rasa dingin itu mencapai puncaknya ketika sebuah pengumuman besar di sekolah-yang seharusnya menjadi momen bahagianya-terlewati begitu saja oleh orang tuanya karena kesibukan yang "lebih penting".
Di ambang keputusasaan, Aura mulai mencari kehangatan di tempat-tempat yang tidak seharusnya. Ia mulai menghitung hari dalam sebuah jurnal rahasia bertajuk "Menuju Nol". Ia berjanji, jika sampai hitungan terakhir tidak ada satu pun orang di rumah yang menyadari kehadirannya, ia akan pergi mencari "matahari" di tempat lain.
Kehadiran seorang laki-laki misterius yang sering ia temui di kedai teh pinggir jalan perlahan mulai mencairkan kebekuan hati Aura. Namun, rahasia di balik jurnal itu perlahan terungkap, memaksa keluarganya menghadapi sebuah kenyataan pahit: bahwa selama ini, mereka membiarkan satu-satunya orang yang paling peduli pada rumah itu perlahan-lahan membeku hingga hilang.