sisantara
Setiap malam, DailyGo tetap nyala seperti biasa.
Lampu terang.
Microwave bunyi tiap beberapa menit.
Driver online beli kopi.
Mahasiswa numpang charger.
Orang-orang capek datang lalu pergi lagi sebelum subuh.
Amar cuma pegawai shift malam yang terbiasa melihat manusia singgah sebentar.
Sampai suatu malam, seorang cewek datang membeli coffee latte dingin dan mi kari pedas seperti biasa.
Lalu datang lagi.
Dan lagi.
Pelan-pelan, DailyGo yang awalnya cuma minimarket 24 jam mulai berubah jadi tempat kecil untuk bernapas -
buat orang-orang yang belum siap pulang.