Historias de Narkoba

Buscar por etiqueta:
narkoba
narkoba

30 Stories

  • Sindikat por TobiDamaris
    TobiDamaris
    • WpView
      LECTURAS 3,048
    • WpPart
      Partes 4
  • Perfectionist Family por SquisySkies
    SquisySkies
    • WpView
      LECTURAS 5,139
    • WpPart
      Partes 14
    Jisoo yang selalu mendapat perlakuan tidak adil dari orang tuanya sendiri. Kedua orang tua Jisoo selalu membanding-bandingkan dirinya dengan sang adik karena Jisoo dianggap tidak bisa mendapat nilai sempurna. Rasa benci, iri, dan sakit hati berkecamuk dalam diri Jisoo. Hingga suatu hari, Jisoo terjerumus masuk kedalam lingkaran hitam yang membuatnya menjadi seorang pecandu. Start: 16 November 2022 End:
  • SEGITIGA por darkangelz15
    darkangelz15
    • WpView
      LECTURAS 723
    • WpPart
      Partes 1
    SMA BINA BANGSA digemparkan dengan penemuan mayat salah satu muridnya. BIMA siswa Tingkat III. BIMA ditemukan di salah satu Bilik Kamar mandi siswa laki-laki di Gedung Olahraga dalam kondisi mengenaskan. Mulutnya robek, diiris tak beraturan. Tak ada saksi dan tak ada terduga pelaku. Polisi nyaris tidak memiliki Jejak apapun. BIMA termasuk ke dalam Daftar siswa Favorit. Salah atlit terbaik Sepak Bola dan Futsal di Sekolah bergengsi dan bertaraf internasional tersebut. Disukai banyak orang selayaknya artis, supel, nyaris tidak ada yang tidak menyukainya. Apalagi musuh. Dan pembunuhan Bima bukanlah yang terakhir. Itu adalah awal Teror. Satu Persatu murid-murid favorit di BINA BANGSA merenggang nyawa. Tak terkecuali NANDA, kandidat terbaik Ketua OSIS Baru. Dan Dion, laki-laki yang ditaksir Nanda, yang merupakan penerima Beasiswa yang seharusnya bukan termasuk daftar Murid Favorit tapi harus ikut merasakan Teror yang entah darimana dan siapa.
  • Lembaga Narkotika Nasional (LNN) por greatadis
    greatadis
    • WpView
      LECTURAS 47
    • WpPart
      Partes 2
    Cerita Fiksi ilmiah tentang angkasa, Pemuda yang dikutuk jadi ASN/PNS di Lembaga Narkotika Nasinal (LNN), Bercerita tentang sisi lain pencegahan dan pemberantasan di dunia fiksi. ditulis oleh : Greatadis
  • ANOTHER SIDE OF TRUE por balqisseta
    balqisseta
    • WpView
      LECTURAS 29
    • WpPart
      Partes 1
    Perjalanan menemukan sebuah kebenaran dari kematian sang kakak, Radit dwi sanjaya menyusuri dunia baru dan bertemu dengan orang-orang yang akan membawanya menuju sebuah sudut pandang baru bagi kebenaran yang selama ini Radit percayai.
  • Anak Sipir Penjara por KhaidarAswan
    KhaidarAswan
    • WpView
      LECTURAS 325
    • WpPart
      Partes 1
    Penjara, bui, atau lembaga pemasyarakatan adalah fasilitas negara yang mana merupakan tempat seseorang untuk ditahan secara paksa dan lepas dari kebebasan apapun di bawah otoritas negara, berbagai problema yang dihadapi para napi /warga binaan didalam Rutan/Lapas dari mulai peredaran narkoba,kutipan-kutipan petugas sipir yang kerap dilakukan petugas yang sama sekali tidak pernah memikirkan bagaimana merubah para napi/warga binaan selama berada di penjara/lembaga pemasyarakatan agar menjadi manusia yang berguna dan bermanfaat setelah menjalani hukuman para napi/warga binaan bisa mandiri
  • Sepasang Sepatu Buat Aksa por aryalawamanuaba
    aryalawamanuaba
    • WpView
      LECTURAS 375
    • WpPart
      Partes 2
    Kamu hidup, berjalan, beristri dan beranak pianak sebagaimana layaknya orang lain di usia tiga puluhan tahun. Kemudian bagaimana jika tiba-tiba saja seseorang berkata kepadamu: "Mustahil, Gilang! Kamu telah mati lima belas tahun lalu!" Itulah yang terjadi padaku, hanya beberapa hari setelah aku menerima kiriman diary aneh dari tahun 2007. Gila. Itu sudah lama sekali. Aku membukanya, dan itu sungguh-sungguh tulisan tanganku sendiri. Seingatku, tak pernah sekalipun aku menulis diary hingga bertumpuk-tumpuk... dan aku tak pernah punya kawan, kolega, atau sanak famili bernama Aksa Jayadi. "Saya Gilang Pranata," aku meninggikan suara, separuh memekik ngotot pada perempuan tua yang matanya nyaris lepas menatapku, berusaha membuatnya yakin bahwa aku ini manusia yang masih dibalut daging dan darah. "Aku pasti bermimpi!" rajamnya balik. "Tak mungkin kamu Gilang. Tak mungkin!" Darahku makin panas. Perempuan tua itu tak beda dengan Warti. Kalau sudah tabiat perempuannya kambuh, dia suka bicara sembarangan. Segala uncaran mentah dimuntahkannya tanpa kenal adat. Nyonya yang satu ini sama saja. Kami tak pernah bertemu. Aku hanya bermaksud bertamu, dan aku disambut dengan jeritan ngeri seolah-olah aku ini hantu. Cara terburuk menyambut tamu di sepanjang hayatku. Seberapa hebat pun aku membela diri, perempuan itu tetap tak hirau. "Sepuluh tahun lalu aku ada di barisan terdepan ketika mayatmu dikubur," getirnya. "Dua bola mata di wajahku ini saksinya. Keduanya masih mata yang sama. Tak mungkin kedua mata ini berdusta kepada pemiliknya!"
  • de Buron por wartegwp
    wartegwp
    • WpView
      LECTURAS 306
    • WpPart
      Partes 13
    Apa yang akan kamu lakukan jika menemukan seorang buronan sedang bersembunyi di loteng rumahmu? A. Beri dia selimut dan teh hangat B. Segera melapor ke polisi C. Melemparnya dengan kemoceng D. Menjadikannya teman agar suasana jadi lebih seru
  • kazablanca street por Donkey_king090
    Donkey_king090
    • WpView
      LECTURAS 6
    • WpPart
      Partes 1
    perang gangster jalanan kazablanca strret
  • Anak Sipir Penjara  Bagian  Terakhir ( End ) por KhaidarAswan
    KhaidarAswan
    • WpView
      LECTURAS 264
    • WpPart
      Partes 1
    Penjara, bui, atau lembaga pemasyarakatan adalah fasilitas negara yang mana merupakan tempat seseorang untuk ditahan secara paksa dan lepas dari kebebasan apapun di bawah otoritas negara, berbagai problema yang dihadapi para napi /warga binaan didalam Rutan/Lapas dari mulai peredaran narkoba,kutipan-kutipan petugas sipir yang kerap dilakukan petugas yang sama sekali tidak pernah memikirkan bagaimana merubah para napi/warga binaan selama berada di penjara/lembaga pemasyarakatan agar menjadi manusia yang berguna dan bermanfaat setelah menjalani hukuman para napi/warga binaan bisa mandiri
  • Tentang Kata dan Kita por zaraalfir
    zaraalfir
    • WpView
      LECTURAS 102
    • WpPart
      Partes 2
    "Kata apa yang membekas di ingatanmu, Ra?" "Ra?" "Ra?" "Ra?" Ara terdiam, datar, wajahnya tanpa ekspresi. Ia mendengar, namun pikirannya mencoba menemukan jawaban. Terlalu sulit bagi seorang Tiara Kinanti memilih kata-kata yang membekas di benaknya. Pekerjaannya sebagai Master of Ceremony sebenarnya banyak mendapat kata-kata positif dari orang-orang besar. Namun siapa sangka, melalui Kata-kata pula Ara dihantui bayang-bayang ketakutan kebencian, dan keputusasaan selama bertahun-tahun. Ia pun menjadikan pekerjaan sebagai pelarian. Namun pekerjaan itu tak banyak membantu. Ia justru menjadi penikmat narkoba dan pengunjung setia klub malam. "Bagaimana denganmu? Apa kata yang membekas di ingatamu?", tanya Ara mengalihkan pembicaraan. ----------------------------------------------------------------------------------------------- Sedikit spoiler***** Cerita ini saya ambil dari kejadian-kejadian di sekitar kita yang tak jarang membuat kita lalai dan enggan mengamati. Dari mulai bagaimana kita memandang seseorang yang kurang beruntung seperti pecandu narkoba dan pengunjung klub malam atau kehidupan sempurna seorang profesor dan MC yang jauh dari kata "cacat". Semoga melalui cerita ini, banyak orang yang lebih perduli terhadap kehidupan seseorang dan semoga banyak orang yang survive dan speak up terhadap kesehatan mental. Dari cerita ini pula semoga banyak orang yang memperhatikan kata-kata, karena kata-kata sangat berpengaruh terhadap kehidupan kita. Semoga suka Happy Reading :))))) Note: Suka komen, gak suka komen juga. Kasih tau alasannya, yaa Sahabat. Biar ceritanya bisa diperbaiki dan pesan yang kalian butukan dapet. Terimakasih, semuanyaaa ^.^