Nugraha Stories

Refine by tag:
nugraha
nugraha

11 Stories

  • Kumpulan Puisi-Puisi Pendek Karya Agung Gema Nugraha by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 2
    • WpPart
      Parts 1
    KUMPULAN PUISI PENDEK PILIHAN MENYENTUH JIWA KARYA AGUNG GEMA NUGRAHA BUKU Buku adalah jendela kalbu Dengannya aku membuka waktu Dalam rasa sunyi tak menentu Dia setia menemaniku Buku cinta pertamaku Saat remaja mulai berbunga Cakrawala berhiaskan permata Mungkin hingga tiba masa senja Biarkan dia di sampingku berada SAYA MELIHAT HANTU Kepala besar, kepala besar Periuk lima meter badanku bergetar Di balik jendela malam, hitam legam Saya melihat hantu : huhu huhu huhu PATRAKOMALA Patrakomala, Patrakomala Di mana kamu berada? Langit di bawah kaki surga bertanya dalam cinta kasihnya Bandung lautan api Patrakomala bagai warna matahari Semangat pujaan hati Patrakomala, Patrakomala PUISI PENDEK "KERING DALAM HUJAN" Bandung hujan tetapi hatiku kekeringan Dahaga menyandera langkah harapan Hangus dibakar panas gejolak kerinduan ELEGI AURORA Ada kelopak mawar jatuh Saat alunan orkestra mulai dimainkan Satu-persatu ronanya luruh tertiup angin lalu terbang mengikuti nada-nada Bersama gemericik hujan di kaca jendela SEPUCUK API Sepucuk api menerangi ruang hatinya Gelapnya penantian lebur dalam basuhan cahaya Sepucuk api menari meriahkan sunyi Beriring lirih semilir angin padamkan luka di kelam jiwa SEHELAI RAMBUT Dompet kulit adalah mustika yang terjahit Melangkah ia dengan mata berparit bekas derita seribu malam Sehelai rambut menjadi jimat keramat Anaknya lama tak jumpa Kini sudah besar memancar karisma RATAP LANGIT Sehelai rambut setipis jalan kerinduan Lelaki menelusuri hari-hari sepi Ratap langit ratap langit Rayap-rayap menggerogoti jati hati yang pernah patah dikhianati Sehelai rambut ia ikatkan Di dua ujung kayu rapuh itu TING Ting Adalah remaja yang hilang bunganya Ting Menjadi penyair angin dingin mendesir
  • BUNGA AJAIB DI PARONGPONG by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 0
    • WpPart
      Parts 1
    BUNGA AJAIB DI PARONGPONG Melangkah ke parongpong memandangi bunga-bunga ajaib yang membisikan keberadaanmu di alam gaib Bayangmu seketika muncul di muka kelopak-kelopak cantiknya mawar kuning tanpa bergeming Aku menggapaimu Rambutmu terbawa angin dari gunung Burangrang terbang ke Tangkuban Perahu lalu bersembunyi di ngarai Jayagiri Kukejar matahari berpijar Kamu bagai bola pingpong bersinar loncat terpental menuju gunung Putri Dan malih rupa menjadi kembang jaksi
  • ARPEGGIO SEBUAH KOTA, AGUNG GEMA NUGRAHA by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 0
    • WpPart
      Parts 1
    ARPEGGIO SEBUAH KOTA Angin mengetuk tong-tong sampah Nyaring kering dan dingin Akhirnya mengantuk menumpuk di depan-depan rumah Lalu menyelinap ke gitar kopongku Naik mencekik mengembik cepat dalam cuaca terik Turun mengalun beruntun pantun : "Buah permata berwarna jingga Diarak-arak bianglala senja Jadilah anak disayang bunda Agar tidak dicap manusia durhaka" Dipotong administrasi menyayat hati Luka malih rupa menjadi karmina: Buah tomat biji mahoni Jadi pejabat jauhi korupsi Menuntun memberi kabar santun: "Jalani hidup jangan meredup Bila tidur bunga bertabur Tangis manis usah meringis" Sungguh dinamis Singkat, padat harmonis Jari-jariku kunikmati dalam melodi Sehat, erat merambat memecah sepi Ingatan kota jelita Angin memberi motivasi Semangatku yang hampir patah bangkit terbit inspirasi Arpeggio kotaku Arpeggio lembutnya nada-nada berpadu Setelah sia-sia, kecewa dan terluka Kusadari di lingkar kontemplasiku satu persatu lipatan perjalanan kurapihkan sambil menyanyikan lagu rindu Nasib adalah pancaran gaib Takdir mengalir asing dan ajaib
  • PAHLAWAN DARI BANDUNG, CAHAYA DARI CICALENGKA KARYA AGUNG GEMA NUGRAHA by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 1
    • WpPart
      Parts 1
    PAHLAWAN DARI BANDUNG Mata yang bersinar Mata hangat tak pernah gentar Teguh kukuh tiada rapuh berjuang menegaskan eksistensi keberanian seorang pahlawan Kesetiaan adalah kehormatan yang perlu dijaga Kata menyerah sirna kamus hangus terbakar gejolak ksatria tangguh Pantang mengeluh Demi kebenaran dan keadilan Siapa yang tidak terharu mendengar namanya? Bandung Lautan Api adalah saksi Untuk kota dan bangsanya Ia memberi nafas api terakhir Muhammad Toha Bersinarlah segala kesadaran Karisma pengorbanan jiwa dan raga tentang perlawanan sejati terhadap tindakan kesewenang-wenangan "Penjajahan harus dihapuskan.." Berkobarlah semangat keramat Nyanyikanlah marcia dengan gemuruh menggebu-gebu CAHAYA DARI CICALENGKA Cahaya dari Cicalengka terang berpijar di fajar pertama Berkilatan menerangi langit nusantara Wanita Bumiputera suara inspirasi dunia Raden Dewi Sartika Kehijauan murni bagi pendidikan wanita Perjuangan yang tak disangsikan lagi Telah menemui awal mula kaitan antara dua alam : jasmani dan rohani Bergemuruhlah segala senja Pembela wanita tiba membawa berkah bagi pentingnya kemajuan bangsa Langit berhiaskan pelangi suka cita Angin bertiup mesra dan bahagia Karena pahlawan keadilan memberi air kehidupan untuk masa depan
  • PUISI HEBAT KARYA AGUNG GEMA NUGRAHA by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 0
    • WpPart
      Parts 1
    PUISI IKAN SAPU-SAPU Ikan sapu ikan sapu Angin bertiup perlahan Mengandung gairah murni Melewati kali merembes tanah bumi Menjadi bahasa "invasi" Aku termenung bagai terdoktrin Seperti mitologi vaksin Yang memiliki jiwa dianggap hama Ikan sapu-sapu mengalirkan air mata Hari ini, seterusnya akan jadi cerita "Pengganggu kehidupan manusia" Menyalalah perapian dukaku Ikan sapu ikan sapu Sejak dahulu, kamu berenang mengembara, kawin, beranak Tiada tahu apa-apa Tak pernah pula berontak Meski terkontaminasi tapi anti melakukan korupsi Tiba-tiba di bawah bianglala senja kamu dicap pengembara pembawa malapetaka bakal pembuat gaduh peradaban di kota Tanpa perlawanan Kamu tidak mengeluh Hanya tangis anak-anakmu riuh di atas lapisan atmosfer yang teduh Terdengar pilu mewarnai langit kelabu Bencana alam tidak didatangkan dari hewan Ia diundang oleh tangan-tangan yang digerakkan hati tanpa perasaan Ketentuan tak bisa dilawan dengan pikiran Secerdas kamu berbicara dan membuat prosa Dinding gaib hikmat penciptaan selalu menyimpan pintu keunikan tak terduga tak terencana Ia akan dimengerti setelah terasah nurani Ikan sapu-sapu adalah keajaiban bukan sebuah monster persoalan Kekuatan rembulan akan menaikkan volume arus air Melahirkan ketakutan dalam impian Jika kamu terlalu menganggap kerasnya ancaman dari makhluk polos tak berakal Alga menguap bau nafas tembaga Merasuk ke dalam tidurmu Bertelur menetas sebagai vampir penghisap darah kemesraanmu saat kamu mesti merindukan Ikan sapu-sapu ikan sapu sapu
  • Dua Puisi Keren Dunia Tanpa Batas - Sendawaku Buat Oknum Koruptor by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 0
    • WpPart
      Parts 1
    DUNIA TANPA BATAS Agung Gema Nugraha Angin panas dari negara maju menyerbu singgasana kepulauan Arah baru membuka tantangan bagi masa depan Dalam permasalahan kompleks Negara berkembang ditekan dipaksa untuk perubahan Meski harus hilang keseimbangan antara hak dan kewajiban Isu global, kesenjangan sosial Berlarut-larut bagai hujan yang bisa mengakibatkan banjir dan gempa susulan Dunia saat ini dalam satu pantauan satu daerah lingkup teknologi Kita tak bisa diam dalam percaturan pergerakan kesadaran perlu diberdayakan Peranan masyarakat adalah matahari yang penting untuk dikedepankan Dalam hal budaya, seni, sosial, komunikasi dan segala aspek kehidupan Sesuai dengan kemampuan tanpa meninggalkan nilai moral leluhur serasi, selaras berkeadilan bersatu dalam perbedaan Kapitalis adalah gunung angkuh yang tak mungkin mengalah runtuh menjadi lembah Dunia tanpa batas Memberi informasi kenyataan negeri Bahwa kita sedang dipersiapkan Untuk menjadi pion atau raja SENDAWAKU, BUAT OKNUM, KORUPTOR! .. ..... Agung Gema N Sendawaku akhirnya sampai juga kepadamu di saat aku tidak mengharapkanmu. Eughh, eughh oknum, koruptor! Oknum, koruptor Bertelor Meneror Mimpi masa depan kebangsaan Merah mega menyala Semburat cinta purba bangkit perkasa Berani memberantas korupsi adalah ksatria sejati Pemimpin cermin bagi hati nurani Oh kekasihku, yang duduk di kursi kekuasaan negara jangan makan gaji buta Di antara awang-awang dan bumi yang pernah cedera Sepuluh tahun aku menahan luka Dua puluh tahun aku terlunta-lunta Kamu kini bukan wujud yang kemarin Manipulasi diri begitu narsis dan dingin Seperti lambungku, kosong kendor Oknum, koruptor! Oknum, koruptor!
  • SAJAK PUITANG, AGUNG GEMA NUGRAHA by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 1
    • WpPart
      Parts 1
    SAJAK PUITANG Sudah menggunung petir berkilatan Wajahnya mendung seperti mau hujan Jalan pikiran digaduhkan kenyataan Menggoyangkan langkah masa depan Angin begitu tebal Menyingkap rambut menjadi sundal Dia tidak bengal cuma sedikit sial Terkungkung dalam canggung Kepongpong tergantung Susah sendiri mengabdi pada sepi Tak ada peduli sakit atau mati Timur, barat, utara, selatan Nampak jauh dari pandangan Sungai airnya coklat kental Batu-batunya besar terlantar Bagi makhluk bernama sesal Cocok buat ungkap rasa kesal Jalanan liar berdebu Keringat melahirkan berlian Adakala cuma oli pekat Disiram mentari kan berkarat Dia tersandung kasih Malah membuatnya letih Semua penyerahannya memportal Bahkan tinggal capit bersandal Dia terjebak sayang Semangat kemanusiaan Pembelaan ia lakukan Berbalik kena tipuan Akar pohon keras tertanam Batangnya terjuntai Menukik ke lantai Daun tua berguguran Tahun berganti delapan musim Ia masih juga terbuai janji Dusta kekasih menyayat hati Nyanyiannya omon-omon diri Karang lautan keras dan tajam Ombak berguling mengusik malam Mimpi dirampas sang elang Hilang dibawa kabur ke hutan Piutang segudang Niat menolong berakhir ditendang Ketulusan masuk pintu yang salah Malah membuat kita lelah Kini ia mesti kembali Ke dalam kesadaran murni Tidak semua kebaikan dipandang benar Masalahnya bukan kurang keberuntungan Tapi waktu dan tempat yang tepat Akan membuatmu terlihat hebat
  • Puisi Cinta, Kepada Kekasih, April Agung Gema Nugraha by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 0
    • WpPart
      Parts 1
    KEPADA KEKASIH, APRIL Menulis puisi tentang dirimu seperti mengurai segala kisahku Dalam dua ruh ada satu bahasa tubuh Kekasihku aku rindu kepadamu Bunga-bunga kenanga kala senja Adalah kenangan terakhir kita Saat air mata jatuh ke wajahmu yang teduh Ya kau dan aku Seperti bumi dan mentari Terasa cahaya meski jauh sepi 24 April 2026
  • The Strongest Hero by Prastya_Nugraha
    Prastya_Nugraha
    • WpView
      Reads 6
    • WpPart
      Parts 1
    Only a man who becomes a hero for fun
  • Puisi Yang Menanti (Menuju Indonesia Sakti) karya Agung Gema Nugraha by Agunggemanugraha007
    Agunggemanugraha007
    • WpView
      Reads 0
    • WpPart
      Parts 1
    YANG MENANTI (Menuju Indonesia Sakti) Mentari pagi menyingsing Bagai petarak bangkit di permukaan Aku yang terasing Dalam kebimbangan niat keramat mencari jalan kedaulatan lewat sajakku Wawasan nusantara bagai hujan yang berada di muka awan Semaraklah wahai orang berkelimpahan Bersama angin pembawa rindu Berpadu kasihlah tunjukkan dirimu Di bumi pertiwi generasi menanti Petuah-petuah ajaib penggerak hati Tetaplah gandeng kami Tuntun pikiran menuju gerbang keikhlasan Menciptakan keserasian harmoni bela negara Indonesia Sakti Agung Gema Nugraha Bandung