GeginaneNyampat
Hempasan suara gelombang dan ombak 2 meter menyambut perjalanan Kami bertiga, aku, Wahyu dan Bayu. Wajah kecut mereka masih jelas kulihat sembari sesekali aku mencuri moment khusuk doa mereka saat suara perut boat yang kami tumpangi terdengar tersentak diatas air laut setelah melompat mengapung, Dewa Baruna seperti sedikit mengamuk, kala itu.
Aku, tak sedikitpun tampakkan rasa takut.
Aku yakin, Tuhan merindukanku dan DIA pasti mengijinkanku menapaki Palinggih SuciNYA di Pulau yang kurindukan ini, Nusa Penida.
Bagaimanakah perjalananku dan apa pesan Pulau kecil ini untuk seorang Wahyu, Bayu dan Aku? Apa saja kisah kami?
Selamat membaca Sahabatku semua... semoga menginspirasi... salam kasih dari Pulau Dewata Bali.