zippotamus
"Makasih buat semuanya. Tapi gue ga bisa ngelepasin bahkan ngelupain lo, gue disini bakalan nunggu lo kembali ke fikiran gue lagi."
Tulisan itu tertera didalam sebuah note yang cukup tebal. Apakah kamu mampu melupakan dan membuka hati untuk orang baru?. Jawabannya belum.
Alleysia Wissy. Perempuan yang mungkin cukup banyak dikenal dengan sikap cuek, bobrok, dan periang itu seketika menjadi seperti bukan dirinya yang biasa dikenal ketika ia menemukan seorang laki-laki yang kerap kali ia bertemu kontan akan membuatnya bisa loncat sana-sini.
Senyumnya yang selalu ia tebarkan banyak memiliki arti yang mungkin orang tak akan mengerti. Karena mentari pun tahu bahwa gadis seperiang apapun selalu mempunyai titik jenuh.
"Gue.. g-gue.." kebingungan?. Tentu. Bingung jika harus bicara dengan dia yang berada di depan kita. Apalagi dengan sepasang mata yang saling bertemu di satu titik.
Gengsi. Itu masalahnya. Kedua belahan jiwa ini tertutup atas ke-gengsiannya. Rayn Alvin. Cowok yang selalu terlintas dimata Sia. Cowok yang selalu di damba-dambakan dan di nanti-nanti kan selama tiga setengah tahun, bagaimanakah cerita mereka berdua di kehidupan selanjutnya apakah mereka akan hidup bersama atau tidak? Bagaimana dengan masalah keluarga yang Sia dapatkan berhari-hari?.