clarayongshin
Sinopsis
Musim dingin selalu datang membawa dua hal: kenangan dan pertemuan.
Park Shin Hye tidak pernah menyukai salju. Bukan karena dinginnya, melainkan karena setiap serpih yang jatuh selalu mengingatkannya pada seseorang yang pernah ia percaya akan tinggal selamanya.
Sejak memilih meninggalkan Busan dan memulai hidup baru di Seoul, ia membangun dunianya sendiri-bekerja sebagai editor di sebuah penerbit independen, menghabiskan sore di toko buku, lalu pulang ke apartemen kecil yang terlalu sunyi untuk disebut rumah.
Ia pikir hidupnya akan terus berjalan seperti itu.
Sampai suatu sore, hujan salju pertama turun lebih awal dari biasanya.
Di sebuah gang sempit yang dipenuhi cahaya lampu toko, Shin Hye bertemu seorang pria yang sedang memotret salju seolah-olah dunia hanya berisi dirinya dan kamera tua yang menggantung di lehernya.
Pria itu bernama Kim Taehyung.
Seorang fotografer yang tidak banyak bicara, tetapi mampu membuat orang merasa didengarkan.
Pertemuan mereka tidak terasa istimewa.
Tidak ada cinta pada pandangan pertama.
Tidak ada kebetulan yang terlalu dramatis.
Hanya dua orang asing yang perlahan saling mengenal, secangkir kopi hangat di malam bersalju, percakapan-percakapan sederhana, dan keheningan yang justru terasa nyaman.
Namun, semakin dekat mereka, semakin jelas bahwa masing-masing membawa masa lalu yang belum benar-benar selesai.
Shin Hye menyimpan luka yang membuatnya takut berharap.
Sementara Taehyung hidup dengan penyesalan yang diam-diam terus mengejarnya setiap musim dingin tiba.
Di antara salju yang turun tanpa henti, mereka mulai memahami bahwa mencintai seseorang bukan berarti menghapus masa lalu.
Kadang, cinta hanya datang untuk mengajarkan bahwa hati yang pernah retak masih mampu berdenyut dengan hangat.
Dan mungkin...
Musim dingin tidak pernah benar-benar dingin ketika ada seseorang yang bersedia menggenggam tanganmu hingga salju terakhir mencair.