Peduli Stories

Refine by tag:
peduli
WpAddanak
WpAddrenang
WpAddguru
WpAddles
WpAddyang
WpAddjakarta
WpAdddị
peduli
WpAddanak
WpAddrenang
WpAddguru
WpAddles
WpAddyang
WpAddjakarta
WpAdddị

31 Stories

  • Ingatanku Rapuh by Fitsony_Ramadhan
    Fitsony_Ramadhan
    • WpView
      Reads 78
    • WpPart
      Parts 9
    Dalam tulisan ini saya ingin membagikan bagaimana rasa ketika ingatan menjadi kelemahan yang tak mampu saya tutupi
  • maurelia putri by peduli_amat
    peduli_amat
    • WpView
      Reads 8
    • WpPart
      Parts 3
    cerita ini menceritakan tentang maurelia putri yang bisa di panggil aurel dan arka putra wijaya yang bisa di panggil arka mereka satu sekolahan bahkan satu kelas di kelas xI -ips 2. lu mau ga jadi pacar gua ? -arka- ga gentle banget sih lo ! -maurel - sorry kalau banyak typo jangan lupa vote and comment
  • FIX YOU "Misi Menyebalkan 7 Hari" (NOVEL BERGAMBAR) | •revisi• by Mellysarosa
    Mellysarosa
    • WpView
      Reads 5,226
    • WpPart
      Parts 49
    Bagiku tidak ada yang namanya kebetulan. Sebab bertemu dengan pria bernama Arthadirga Narendra Arsyailendra adalah anugerah dengan segudang alasan yang perlu ku cari tahu lebih dalam. Kisah hidupku rasanya seperti pohon yang sedang diterpa angin kencang yang tak henti-henti di musim kemarau nan panjang. Tumpukan masalah yang begitu kompleks membuat terpuruk akan patah hati dan kesedihan. Hingga Arthadirga si tukang sebat hadir dalam kehidupanku selama dua bulan tugas dinas di kota Yogyakarta. Tinggal di asrama yang cukup jauh dari hiruk pikuk kota. Kedekatan antara aku dengannya seakan terdengar konyol nyatanya. Perkenalkan namaku Leanna si bawel, ceria, dan memiliki hobby baru ngitungin batang rokok Arthadirga setiap harinya. Kadang pula diantara aku dengan dia berantem dengan suara sudah kayak toa memecahkan kebisingan lorong asrama. Semakin lama hubunganku dengan Arthadirga memiliki sinyal koneksi terhubung begitu saja. Perjalanan berkesan pada momen "MISI MENYEBALKAN 7 HARI" dengan pria yang cuek, misterius dan super duper perhatian. Pria yang selalu serba tau tentangku bahkan seperti CCTV yang mengikutiku kemanapun aku pergi. Begitu menyebalkan. Namun rasa itu seolah berubah menjadi rasa yang ku tak tau apa artinya. Entah cinta; jatuh hati: friendzone; cinta sesaat yang akan pergi tanpa permisi; cinta sepihak; atau hanya cukup sebatas persahabatan yang akan saling melengkapi. Argh... Sepertinya aku tidak pintar urusan perihal salah satu ini. Mungkin semesta memberikan sebuah perayaan dengan dipertemukannya aku dengan Arthadirga. Nyatanya menuntunku menuju kedewasaan. Sehingga aku berproses bahwa hidup perlu mensyukuri dan mengikhlaskan apa yang hilang. Sebab percayalah rasa bahagia akan datang dalam perayaan kehidupan.
  • ~ Alone ~ by spicagrup_5
    spicagrup_5
    • WpView
      Reads 162
    • WpPart
      Parts 2
    cerita nyata dari seseorang yang penting... bila kamu baca kamu akan mengerti... kesendiriannya ditengah kerumbunan manusia yang tidak peduli... Apa kami akan sendiri selamanya? story by all admin
  • Relung Rasa by pukullimalewatenam
    pukullimalewatenam
    • WpView
      Reads 968
    • WpPart
      Parts 9
    Sekarang atau Nanti?
  • Kamu Tidak Pernah Sendiri by Goddess_Eirene
    Goddess_Eirene
    • WpView
      Reads 200
    • WpPart
      Parts 1
    Jangan pernah sekalipun kamu merasa tercampakkan dan menangis seorang diri, karena kamu memiliki banyak orang disekitarmu.
  • Butiran Debu Terbang Menjadi Bintang di Langit by ReddyAPR
    ReddyAPR
    • WpView
      Reads 50
    • WpPart
      Parts 5
    Judul dan Tema • Judul: Butiran Debu Terbang Menjadi Bintang di Langit • Pemeran Utama: Elon, Chen, Amir • Tema: Persahabatan ketiga anak kutu buku yang suka di ejek, dibuli namun menemukan keberanian dalam ketakutan, bahkan ketika dewasa berhasil mentrasnformasi Jakarta menjadi smart city yang sangat maju Karakter Utama • Elon: Seorang anak dengan keterbelakangan intelektual dengan kemampuan kognitif di bawah rata-rata (educable mental retardation) sering diejek dan dibuli karena kemampuannya yang sulit menghapal bahkan tidak mudah memahami pelajaran di sekolah, setelah menemukan keberanian dalam ketakutan menjadi orang yang peduli dengan orang lain dan termotivasi untuk menjadi pemimpin visioner yakni bersama dua temannya membuat transformasi bagi Indonesia, awalnya sebagai Gubernur Jakarta mentransformasi Jakarta menjadi Smart City yang memberi solusi dari permasalahan yang ada, akhirnya menjadi presiden mentransformasi Indonesia menjadi Smart Country • Susanto Chen: Seorang anak keturunan Tionghoa-Indonesia yang sering dibuli berasal dari keluarga yang mengami kebangkutan, Elon menolongnya ketika dibulli, lalu dia bangkit dan semangat untuk melakukan reformasi, memimpin sebuah partai politik yang bertujuan untuk membangun Indonesia yang makmur dan bebas dari korupsi. • Amir: Seorang seorang Muslim taat keturunan arab, suka dibuli di sekolah, Chen dan Elon menolongnya dari Bulian, kemudian dia menjadi ahli teknologi yang brilian, kuliah di Amerika, Ia sangat menguasai kecerdasan buatan dan blockchain untuk mendorong pembangunan nasional. Membantu Elon Mentransformasi Jakarta dan pada akhirnya membuat Indonesia menjadi negara maju. Karakter Pendukung • Vina: Seorang gadis Kaukasia yang cantik yang menyukai Elon dan Elon juga menyukainya. • Udin: Seorang ketua preman yang awalnya membuli Elon namun kemudian menjadi teman dekatnya, dan membuat elon di segani oleh para preman.
  • Keharusan Untuk Selalu Bersikap Qonaah by alfatih_aa
    alfatih_aa
    • WpView
      Reads 92
    • WpPart
      Parts 1
    Selalu memiliki sifat bersyukur
  • Lelah by FE_jtgpsg
    FE_jtgpsg
    • WpView
      Reads 10
    • WpPart
      Parts 1
    Tulisan pertama
  • Demi Luka by TantriniAndang
    TantriniAndang
    • WpView
      Reads 182
    • WpPart
      Parts 1
    Hanya ada satu cara untuk menghentikan mereka agar aku tak lagi menjadi bahan ejekan dan permainan. aku gadis gendut buruk rupa yang tak punya siapa-siapa. Hanya ada ayah yang sibuk membalut lukanya sendiri dan ibu yang tega meninggalkan kami. Malam tahun baru itu menjadi waktu yang tepat untuk membebaskanku, sekaligus memenjarakanku.