Pejabat Stories

Refine by tag:
pejabat
WpAddbros
WpAddcentong
WpAddkediri
WpAddsouvenir
WpAddasbak
WpAddanak
WpAddpernikahan
WpAddtanaman
WpAdddoa
WpAddbuku
WpAddblitar
WpAddjual
WpAddkayu
WpAddkesehatan
WpAddbibit
WpAddalat
WpAdddapur
pejabat
WpAddbros
WpAddcentong
WpAddkediri
WpAddsouvenir
WpAddasbak
WpAddanak
WpAddpernikahan
WpAddtanaman
WpAdddoa
WpAddbuku
WpAddblitar
WpAddjual
WpAddkayu
WpAddkesehatan
WpAddbibit
WpAddalat
WpAdddapur

24 Stories

  • Cik Debar by ImaginaryNovelist
    ImaginaryNovelist
    • WpView
      Reads 3,353
    • WpPart
      Parts 8
    Cerita ini mengisahkan seorang remaja, Nia yang merupakan lepasan SPM mencari peluang pekerjaan setelah di berputus asa untuk melanjutkan pelajaran disebabkan keputusannya yang kurang memuaskan. Nia juga baru sahaja menyedari betapa mencabarnya kehidupan sebenarnya di luar zaman sekolahnya dan Nia semakin menyesali akan setiap keputusan yang dibuatnya. Take Note: Nama watak-watak di dalam novel ini dan juga beberapa lokasi yang dinyatakan hanyalah rekaan semata-mata dan tidak berdasarkan fakta. Semua yang terkandung dalam novel ini hanyalah berdasarkan imaginasi penulis sahaja. Semoga anda seronok membacanya!
  • Rat Hunter by YuuOppaiMan
    YuuOppaiMan
    • WpView
      Reads 42
    • WpPart
      Parts 1
    Keamanan secanggih dan seketat apapun tidak bisa menahan langkahnya. Sudah banyak tikus tikus kantor itu menjadi korbannya. Bahkan mereka dibuat gila perlahan oleh pria ini. Entah muncul darimana, ia bisa menyelinap dan menjerat para pejabat pengerat itu masuk ke sel tahanan. Tidak ada yang mengetahui dia siapa. Karena sekali saja koruptor melihat wajahnya, itu adalah mimpi buruk yang bisa membuatnya sakit jiwa.
  • Pejabat & Sumber daya alam by Jefryanto8
    Jefryanto8
    • WpView
      Reads 42
    • WpPart
      Parts 1
    Singkat cerita Presiden mengatakan berapa jumlah uang yang Daerah yang kaya minyak itu mau??? Sambil Pak presiden meminum kopi yang sudah dibuat di mejanya dia terceplos melalui sambungan telfon mengatakan "pahit" Pejabat daerah itu bertanya apa yang pahit pak presiden, pak presiden menjawab oh kopi nya pahit kebetulan saya minum kopi, pejabat daerah itu ketawa dan mengatakan Maaf pak presiden itu kopi bukan pahit tapi hidup di zaman sekarang yang sudah pahit karena virus covid19 ini. Pak presiden mengatakan ya sekarang memang pahit untuk menghilangkan kepahitan itu dengarkanlah burung berkicau karena katanya para pendiri bangsa dahulu itu lambang kita yaitu Burung garuda, pejabat daerah bertanya kembali bagaimana bunyi burung garuda pak presiden? Presiden tertawa dan menjawab coba minum kopi nanti pasti mendengar kicauan burung garuda. Pejabat daerah itu melalui sambungan telfon mengatakan sudahlah pak presiden jangan berlebihan ini hanya masalah hasil bumi yang di ambil asing jadi bagaimana kelanjutan hasil bumi (minyak) itu. Presiden menjawab Stop kan saja nanti pasti banyak kicauan burung disana. Pejabat menjawab siap pak presiden saya akan stop tapi kami harus mendapat bagian dari hasil minyak itu.
  • Fikiran by fikiran123
    fikiran123
    • WpView
      Reads 39
    • WpPart
      Parts 1
    Benak hati yang jarang berdamai