KojiAleezuka
Senja di Bukit Mandor adalah sebuah kisah fiksi sejarah berbalut roman tragis yang berlatar pada masa pendudukan militer Jepang di Kalimantan Barat antara tahun 1942 hingga 1945.
Cerita ini berpusat pada Putri Ayu, seorang putri dari Keraton Mandor yang menjadi pusaran cinta segitiga antara Pangeran Azzam, seorang bangsawan cerdas dari Keraton Landak, dan Amang, seorang pemuda pemberani yang merupakan anak kepala suku Dayak. Persaingan cinta yang awalnya berjalan elegan dan damai ini harus terhenti seketika ketika bayang-bayang kelam penjajahan tiba.
Di bawah komando Kapten Kobayashi yang kejam, rakyat Kalimantan Barat dipaksa bekerja rodi, dianiaya, dan dibunuh secara keji. Penderitaan rakyat ini akhirnya menyatukan Pangeran Azzam dan Amang. Keduanya menyingkirkan ego masing-masing demi mendukung Sultan Mandor melindungi rakyatnya dan membebaskan tanah mereka dari belenggu penjajah.