Yuna_Fujiwara2428
- MGA BUMASA 31
- Mga Parte 30
Di bawah langit yang diselimuti kabut tebal dan sisa asap perang, dua pewaris takdir bertemu dalam kesunyian malam. Ryuga Takahashi, pangeran pemberani dari Kerajaan Kagayaki, dan Yuna Fujiwara, putri lembut namun teguh dari Kerajaan Hinomori, adalah anak-anak dari dua negara yang telah lama bermusuhan. Ketika bentrokan antar pasukan berakhir dan medan perang mereda, mereka tersesat ke dalam sebuah hutan sunyi, bertemu tanpa sengaja di bawah rintik hujan yang muncul tiba-tiba.
Hujan itu seolah memberi ruang menenggelamkan suara-seru benci dan dendam, memaksa keduanya menatap satu sama lain tanpa penjaga. Dalam pandangan singkat yang penuh keheranan dan pengertian, benih cinta tumbuh: hangat, cepat, namun juga penuh kecemasan. Mereka sadar betapa mustahilnya hubungan ini. Kewajiban, loyalitas, dan sejarah berdarah antara Kagayaki dan Hinomori menutup jalan bagi masa depan mereka.
Yuna membayangkan jalan yang lain: andai mereka bertemu setahun lebih awal, ia berani memeluk Ryuga tanpa rasa takut. Ryuga, yang selama ini meragukan pijakan hatinya, mulai mempertanyakan apakah kebencian yang diwariskan benar-benar pantas atau hanya kebohongan yang merenggut kebebasan memilihnya. Bersama, mereka menolak asal-usul yang memisahkan, menaruh benci pada tanah kelahiran yang mengunci cinta mereka, sambil memikul berat pilihan yang harus dihadapi.
kisah tentang cinta yang terlarang, konflik identitas, dan dilema antara kewajiban terhadap negeri dan suara hati. Di tengah hujan yang kadang menolak dan kadang mengizinkan, Ryuga dan Yuna berjuang memahami apakah cinta mereka hanyalah ilusi singkat atau awal perubahan yang dapat mengguncang kedua kerajaan.