RijalAsyammmm
Terkadang, musuh terbesar tidak datang dari luar, melainkan dari cermin di kamarmu sendiri.
Arka lelah berpura-pura baik-baik saja. Di duniakah yang serba cepat dan kompetitif, salah sedikit berarti gagal total. Ketika sebuah proyek inovasi besar ditaruh di pundaknya, Arka memilih memikul semuanya sendirian demi sebuah kata: Sempurna.
Namun, manusia punya batas. Saat burnout ekstrem merebut fokusnya dan dunianya perlahan hancur, Arka harus memilih: terus memalsukan senyuman demi validasi orang lain, atau berhenti sejenak dan mendengarkan jeritan hatinya yang paling dalam.
Kisah ini dipersembahkan untuk kamu yang sering merasa lelah dengan ekspektasi dunia, yang sering lupa caranya bernapas, dan yang sedang belajar untuk bilang pada diri sendiri: "Terima kasih sudah bertahan sampai hari ini."