cicisantiago
Naya terbiasa menghitung segalanya.
Sebagai insinyur sipil, ia percaya setiap bangunan harus punya koefisien aman-jarak cukup antara beban dan kemungkinan runtuh. Hidupnya pun begitu. Pekerjaan tertata, rumah hangat, tanggung jawab dipegang rapi. Ia selalu jadi yang paling kuat, paling bisa diandalkan, paling jarang merepotkan.
Dari pengalaman orang-orang terdekatnya, Naya belajar satu hal: cinta yang salah bisa membuat segalanya retak.
Maka ia memilih hati-hati. Terlalu hati-hati.
Sampai sebuah proyek baru mempertemukannya dengan seseorang yang melihat dunia dari sudut berbeda-bukan lewat angka, tapi lewat cara memperhatikan hal-hal kecil yang selama ini ia abaikan. Perlahan, jarak aman yang ia bangun bertahun-tahun mulai bergeser.
Dan untuk pertama kalinya, Naya bertanya:
apa semua hal memang harus dihitung dulu sebelum dijalani?
Koefisien Aman adalah kisah hangat tentang perempuan yang kuat, keluarga yang diam-diam saling menopang, dan tentang keberanian melepaskan sedikit kendali-agar hidup tidak hanya kokoh, tapi juga terasa hidup.