Revandt_
"Dio punya mimpi tentang sungai yang jernih. Kayla punya cara agar dunia mau melihat mimpi itu."
Di tengah terik Surabaya dan aroma limbah yang menyesakkan, Dio adalah mahasiswa Teknik Lingkungan yang idealis, terbiasa berjalan sendirian. Baginya, masa depan ada di dalam botol sampel air dan data lab yang kaku. Sampai sebuah pensil merah dan buku sketsa milik Kayla, gadis DKV dari kampus seberang, mengubah segalanya.
Di antara barisan eceng gondok dan drum plastik bekas, mereka mencoba menyaring air yang keruh. Namun, di tengah riset yang penuh tantangan, apakah mereka juga bisa menjernihkan keraguan di hati masing-masing?
Sebuah cerita tentang sains, seni, dan perubahan yang dimulai dari satu langkah kecil.