Nadhisya3
Rindu yang Berseragam
Kau memilih jalan pengabdian,
aku memilih bertahan dalam penantian.
Di antara jarak yang tak bisa kugenggam,
ada namamu yang selalu menetap dalam diam.
Saat fajar menyapa harimu di sana,
aku menitipkan doa pada semesta.
Semoga langkahmu selalu terjaga,
dan hatimu tetap mengingat cinta yang sama.
Menjadi kekasih seorang tentara memang tak mudah,
ada rindu yang harus belajar menjadi tabah.
Ada air mata yang jatuh tanpa suara,
karena tak semua rasa bisa bertemu dalam pelukan nyata.
Sering kali aku merindukan hal-hal sederhana,
pesan singkatmu, tawamu, dan cerita-cerita kecil kita.
Namun aku sadar, di balik semua jarak yang ada,
kau sedang berjuang demi sesuatu yang lebih besar dari cinta.
Maka biarlah waktu berjalan perlahan,
aku akan tetap menjaga perasaan.
Karena cintaku tak diukur dari seringnya bertemu,
melainkan dari kesetiaan menunggumu.
Dan jika suatu hari kau kembali pulang,
aku ingin menjadi tempat paling tenang.
Sebab setelah segala tugas dan perjuanganmu selesai,
aku masih di sini, mencintaimu seperti hari pertama kali.