Reflektif cerita

Perhalusi mengikut tag:
reflektif
WpAddotoyol
WpAddledli
WpAddlevhalar
WpAddlevhaları
WpAddbilgilendirme
WpAddyönlendirme
WpAddbilgi
WpAddplastik
reflektif
WpAddotoyol
WpAddledli
WpAddlevhalar
WpAddlevhaları
WpAddbilgilendirme
WpAddyönlendirme
WpAddbilgi
WpAddplastik

19 Stories

  • Ketika Asap Belajar Pergi oleh sabrinavague
    sabrinavague
    • WpView
      Bacaan 1
    • WpPart
      Bahagian 1
    Di depan sebuah rumah yang tak pernah benar-benar sunyi, asap rokok pernah naik pelan, menemani seorang paman yang duduk setia menatap pepohonan mangga, meski dunia di hadapannya perlahan memudar. Ia tegas, jarang bicara panjang, tapi menyimpan kasih dalam cara-cara sederhana: mengusir keributan, memanggil dengan kata sayang, dan hadir tanpa banyak tuntutan. Kepergiannya membuka kembali ingatan-ingatan kecil yang dulu dianggap biasa-tatapan yang menyipit, langkah ayah yang sering menemani sore, dan diam-diam keluarga yang saling menjaga tanpa pernah mengumumkannya. Dari kehilangan itu, tersingkap kenyataan tentang tubuh yang rapuh, penyakit yang berjalan pelan, dan cinta yang bekerja tanpa suara. Ketika Asap Belajar Pergi adalah cerpen tentang duka yang tenang, tentang keluarga yang mencintai dengan cara yang canggung, dan tentang kesadaran yang datang terlambat namun jujur: bahwa hidup bukan untuk diabaikan, dan tubuh bukan sekadar tempat singgah, melainkan sesuatu yang pantas dirawat-karena pernah ada yang hilang saat kita terlalu lama menganggap semuanya baik-baik saja.
  • EKSTASI DAN KAMU oleh swistaangraini
    swistaangraini
    • WpView
      Bacaan 15
    • WpPart
      Bahagian 1
    "Kamu menyelamatkan saya, bukan dengan obat, tapi dengan keberadaanmu yang tidak pernah saya minta, tapi sangat saya butuhkan."
  • Ketika Cinta Duduk di Kursi Tunggu oleh sabrinavague
    sabrinavague
    • WpView
      Bacaan 1
    • WpPart
      Bahagian 1
    Di lorong rumah sakit yang berwarna putih dan sunyi, seseorang belajar mencintai dengan cara yang paling tidak berdaya: menunggu. Ketika kabar tentang kista datang tanpa aba-aba, dunia yang selama ini terasa aman mendadak menyempit menjadi kursi tunggu, bau obat, dan detak jam yang terlalu keras. Cerita ini tidak berkisah tentang kesembuhan yang instan, melainkan tentang doa-doa kecil yang diucapkan dengan napas gemetar. Tentang rasa tidak tega melihat orang tercinta terbaring lemah, sementara cinta hanya mampu hadir sebagai harapan yang diam. Di antara lampu rumah sakit dan malam yang panjang, ia menyadari bahwa mencintai keluarga berarti bersedia kehilangan kendali, namun tetap memilih percaya. Sebuah cerita tentang keluarga, sakit, dan doa-tentang cinta yang mungkin tidak bisa menyembuhkan, tetapi tidak pernah berhenti menjaga.
  • Hari ke-321 oleh haicenuy
    haicenuy
    • WpView
      Bacaan 37
    • WpPart
      Bahagian 8
    Hari ke-321 adalah kisah tentang cinta yang tak sempat selesai, tentang kehilangan yang tak pernah benar-benar pergi, dan tentang seseorang yang belajar berdamai dengan keheningan. Di tengah hari-hari yang sunyi, Lana menemukan bahwa cinta tidak selalu butuh kehadiran-kadang, cukup dengan angin yang datang diam-diam.