baemerry2
Aku hidup berdampingan dengan orang-orang yang kerap merusak mentalku dan ironisnya, mereka merupakan keluargaku sendiri. Luka dan trauma lahir dari sana, hingga akhirnya aku harus duduk di ruang psikiater, berusaha sembuh dari kesalahan yang seharusnya tidak pernah aku tanggung.
Ayahku gemar sekali berjudi, mabuk-mabukan hingga melakukan kekerasan. Sedangkan ibuku kerap berselingkuh. Bergonta-ganti pasangan hingga melupakan diriku-anak kandungnya sendiri.
Hidupku selayaknya kutukan. Hampir setiap hari ada hari di mana aku dipaksa mati oleh keadaan. Kadang aku berpikir ingin menamatkan hidupku sendiri, namun terlalu sakit rasanya jika aku tidak pernah mendapatkan kebahagiaan di dunia ini, lalu mati begitu saja.