Kheisyap621
Di SMA Antariksa, hierarki adalah segalanya.
Di puncak rantai makanan, ada Abraham Garuda Abaskara. Si "Sendok Emas". Genius, maskulin, kaya raya, dan tak tersentuh. Ia adalah definisi kesempurnaan yang menjadi wajah sekolah.
Di dasar rantai makanan, ada Agatha Luviana Putri. Si "Cewek Karatan". Berkepang dua, berpenampilan kuno, dan selalu menjadi bahan gunjingan. Meski otaknya encer, Agatha terkutuk untuk selalu menjadi nomor dua-bayang-bayang abadi bagi sang Sendok Emas.
"Dia pikir dia bisa saingan sama Garuda? Ngaca dong, karatan kok mau jadi emas."
Cemoohan itu adalah makanan sehari-hari Agatha. Namun, tak ada yang tahu bahwa ambisi Agatha untuk mengalahkan Garuda bukan sekadar soal nilai rapor. Dan tak ada yang menduga bahwa Garuda, cowok yang tak pernah melirik siapa pun di bawahnya itu, memiliki satu rahasia besar yang berkaitan dengan si Cewek Karatan.
Di antara ambisi, gengsi, dan seragam putih abu-abu, julukan yang diberikan kepada Garuda yaitu sendok emas, dan agatha yang karatan, memiliki hubungan yang tidak biasa selama kisah ini berlangsung