_sweetchocopie
"ππ©π¦ π±π³π’πΊπ¦π₯ π§π°π³ π±π¦π’π€π¦, π’π―π₯ ππ°π₯ π΄π¦π―π΅ π©π¦π³ π’ π―π¦πΈ π£π¦π¨πͺπ―π―πͺπ―π¨."
πΈπΈπΈ
Kata orang, luka harus dibuang jauh-jauh sebelum ia tumbuh menjadi sesuatu yang perlahan membunuh pemiliknya. Namun, tidak ada yang pernah mengajarkan bagaimana caranya meninggalkan rasa sakit yang sudah terlanjur menetap di hati paling dalam.
Maka, Zafloryn memilih pergi.
Meninggalkan kota yang penuh kenangan, ramai oleh pengkhianatan, dan terlalu sesak oleh nama-nama yang pernah ia anggap sebagai tempat pulangnya.
Di kota asing yang bahkan belum pernah ia pijak sebelumnya, Zafloryn mencoba memungut kembali dirinya yang hancur. Menata ulang hati yang porak-poranda. Belajar ikhlas pada kehilangan. Belajar bahwa menjauh adalah bentuk paling tulus untuk menyelamatkan diri sendiri.
Sebab setelah dikhianati oleh lelaki yang hampir menjadi imamnya, ia juga harus menerima kenyataan bahwa darah yang mengalir dalam tubuhnya sendiri turut mengambil bagian dalam luka itu.
Namun siapa sangka, di tengah proses hijrahnya untuk kembali mengenal Tuhan dan dirinya sendiri, semesta justru mempertemukannya dengan seseorang yang perlahan mengubah cara pandangnya tentang cinta.
Sebab barangkali, beberapa kehilangan memang sengaja diciptakan agar manusia menemukan jalan pulangnya.