nayyravs
Mora Damara Ayselle tidak pernah menyangka kalau kepindahannya ke kelas XII IPS akan jadi awal dari cerita paling ribet dalam hidupnya. Di sekolah barunya, IPS dikenal sebagai kelas yang sering diremehkan, apalagi oleh anak-anak IPA yang merasa diri mereka "lebih pintar" dan "lebih keren."
Di sisi lain, Naren Aksara Erlangga, anak XII IPA yang populer, pintar, dan selalu jadi pusat perhatian, paling hobi ngejek anak-anak IPS. Bersama gengnya-Adrian Liang, Kevin Zhang, Leonardo Wu, dan Daniel Chen-Naren sering menjadikan kelas IPS sebagai bahan bercandaan, tanpa mikir perasaan orang lain.
Pertemuan pertama Mora dengan Naren langsung panas: ejekan Naren soal "anak pindahan IPS" dibalas Mora dengan sindiran tajam yang bikin gengnya ngakak, tapi juga bikin Naren jengkel. Sejak saat itu, Mora jadi target favorit Naren buat diledekin.
Namun, semakin lama Naren berhadapan dengan Mora, semakin ia sadar kalau Mora berbeda. Cewek itu nggak gampang jatuh atau minder karena ejekan. Justru setiap sindiran Naren selalu dibalas dengan kalimat yang bikin dia mikir. Dari rasa sebel, tumbuh rasa penasaran. Dari penasaran, tanpa sadar berubah jadi perhatian.
Sementara itu, Mora sendiri berusaha keras buat nggak peduli. Baginya, Naren cuma cowok arogan anak IPA yang sok keren. Tapi semakin sering mereka bentrok, semakin Mora sadar... hatinya mulai aneh setiap kali Naren ada di dekatnya.
Dengan dukungan (dan godaan) teman-teman mereka masing-masing-Alika & Rhea di pihak Mora, serta geng Naren yang doyan ngeledek-kisah benci jadi cinta ini mulai tumbuh di lorong sekolah, di antara perbedaan dua kelas yang katanya nggak pernah akur.
Apakah benar musuh bebuyutan bisa berubah jadi cinta pertama? Atau justru perbedaan IPA dan IPS akan bikin mereka makin jauh?
____________
AU 🔮🍋 ( ccwei ) ||