RAINLAV
"Katanya lo mau set me up to someone, kok jadi cowok, sih?"
"Dia cewek."
Ash mengernyit, menatap ponselnya. "Lo beneran?"
Garett tersenyum canggung, mengangkat bahu. "Gak tahu, sih."
"Lo bilang kalian dekat?"
Otot-otot di wajah Garett sekarang menunjukkan bahwa ia sedang berusaha membela diri. "Iya, tapi nggak sampai gue pernah ngecek kelaminnya."
***
"Jadi lo mau makan apa?"
"Jadi trauma masa kecil lo apa?"
Mereka berdua memilih untuk mengatupkan bibir setelah bertanya bersamaan, untung saja Garett tidak diajak, soalnya kursinya hanya dua dan duduk di meja itu melanggar norma, juga Garett hanya akan menggoda mereka berdua karena bertanya di waktu yang bersamaan. Ash sendiri sudah berkali-kali memuja dan memuji Tuhan Yang Maha Esa karena tidak jadi ditimpuk satu keluarga dan negara, ternyata Garett tidak sedang usil dan 'menjodohkannya' dengan manusia yang bukan perempuan betulan.