Sajakliar Stories

Refine by tag:
sajakliar
WpAddsajak
sajakliar
WpAddsajak

16 Stories

  • SUMPEK by Balyaibnu_
    Balyaibnu_
    • WpView
      Reads 4
    • WpPart
      Parts 1
    Terhenti sejenak di ruang waktu Merasa dunia hanya sebatas siku Tak mengerti dengan sekitar Dimana aku. Disini bukanlah aku Tatap kaca tak lagi sama Beratap kayu tak jauh beda Sebatas ini kah ruang waktu Hidup dan mati.
  • Barisan Sajak by evolusirasa
    evolusirasa
    • WpView
      Reads 647
    • WpPart
      Parts 18
    Alasan menulis itu sederhana saja karena menulis adalah wadah untuk menuangkan apa yang sedang kita rasakan, kita alami untuk diambil beberapa makna yang kemudian akan dikenang kembali bahwasanya kita pernah ada disana sebelum memilih untuk ada dijalan ini :) Semangat menulis, semangat berimajinasi, jangan takut dibilang norak, takutlah hanya kepada Allah saja dan takutlah untuk menjadi pengecut tanpa berani mengambil langkah. Cmiiww^^
  • KUPU-KUPU NISTA YANG TELAH RENTA by HabibHidayatullah
    HabibHidayatullah
    • WpView
      Reads 296
    • WpPart
      Parts 1
    -Prosa- Lihat kemari, aku adalah seekor kupu-kupu. Terlahir cantik dengan sayapku. Sayap yang seharusnya kujaga dengan baik, terkoyak rusak terluluhlantak. Ini adalah tempatku menopang hidup, tersemhunyi dibalik jejeran bilik bercahaya remang disudut kota yang padat. Aku tak bisa lepas dari belenggu nista, rantai perbudakan tuan-ku terlalu kuat mengikat Bukan hanya aku, pun puluhan wanita dibalik bilik itu Setiap malam gelap berubah menjadi lapak aurat. . Aku terjerat! Aku terjerat dalam sangkar yang kubangun sendiri. puluhan pejantan aku layani hanya untuk memuaskan haus birahinya setiap malam. Mereka kusebut bajingan. . Masa lalu-ku terlalu kelam, hanya beberapa lembaran kertas yang biasa disebut uang yang kudapat dari riaknya gelak tawa kepuasan dibalik dinginnya jejeran bilik bercahaya remang. Setiap malam berpakaian tipis walau teriris tangis, hidupku tergantungkan pada batang penis. . . . Jauh dari tempat ini, gadis cantik beranjak dewasa, ia anakku. Terlahir dari hasil perkawinanku dengan bajingan. Entah bajingan yang mana, aku tak tahu. Anakku tumbuh dewasa ditanganku, tak pernah tau kasih sayang seorang yang seharusnya ia panggil ayah. . Kini tubuh ini terbaring lemah, bahkan tak lagi menarik untuk dilirik. Dan tuan-ku tak lagi memperkerja paksakan-ku, layak karet tipis bekas pembungkus penis, terbuang tak lagi dipakai. . . . Hingga suatu saat anakku bertanya; "mana ayahku bu, temanku bertanya, aku anak siapa?" Sambil mengusap air mata dan mengelus rambut anak gadisku, lalu kujawab; "Kau anak kupu kupu nista yang sudah renta, nak. Hanya itu" . . . . Habib Hidayatullah Bandung, 2 November 2016 2:34 AM
  • Perihal Asmara by AllisyaPutriKusuma
    AllisyaPutriKusuma
    • WpView
      Reads 35
    • WpPart
      Parts 1
    Deazurra Loucke
  • Ketika kata "Cinta" sudah tak bisa dipandang sebelah mata by ferdyjulianto
    ferdyjulianto
    • WpView
      Reads 10
    • WpPart
      Parts 1
    Sebuah Literasi bagaimana cinta dan dusta memang benar-benar nyata .
  • RUMIT [SUDAH DITERBITKAN] ✅ by Shinta_Ci
    Shinta_Ci
    • WpView
      Reads 455
    • WpPart
      Parts 5
    Salah satu cara termudah untuk menciptakan 'sihir' adalah melalui sajak liar. Jadi, ini adalah beberapa 'sihir' yang aku ciptakan.. __ © Copyright by Shinta Ci
  • After You've Gone by yasalsaa
    yasalsaa
    • WpView
      Reads 105
    • WpPart
      Parts 6
    Aku suka senja, suka hujan, suka Kamu
  • Kumpulan suara yang tak tersampaikan by hanurf
    hanurf
    • WpView
      Reads 42
    • WpPart
      Parts 7
    Serpihan yang sering terlupa
  • BUMIKU MENUA, BUMIKU BURUK RUPA by HabibHidayatullah
    HabibHidayatullah
    • WpView
      Reads 71
    • WpPart
      Parts 1
    -Prosa- Kini siang cerahku berubah mendung Rintik hujan gerimis pun tak lagi terbendung. Akar pohon jati tak lagi tertancap di poros bumi. Jutaan pohon tua kau tebang, hanya untuk dijadikan kertas. Lalu, apa guna kertas itu? Mendeklarasikan "save earth" dalam bentuk tulisan agar kau terlihat peduli dengan bumi? . Kau bodoh! Berisikmu tak akan didengar. Sudahlah, sudah terlalu banyak pencitraan, bahkan (aku)pun sedang men-citra, karna marina sedang sibuk, masa iya harus ditemani om-boy? Lebih baik sendiri dikamar bermasturbasi hingga dunia normal kembali. . . . . Habib Hidayatullah Bandung, 4 November 2016 1:20 PM
  • Rpluviophile by Rpluviophile
    Rpluviophile
    • WpView
      Reads 190
    • WpPart
      Parts 12
    selamat menyelam tanpa tenggelam dan bermain hujan tanpa basah
  • Kopi by JuangBhaktiHastyadi
    JuangBhaktiHastyadi
    • WpView
      Reads 26
    • WpPart
      Parts 1
    Seduhan dendam yang pahit
  • Tidur  by mr_by420
    mr_by420
    • WpView
      Reads 9
    • WpPart
      Parts 1
    Dimatangkan hari
  • Tidak Terbatas by Rosainde
    Rosainde
    • WpView
      Reads 473
    • WpPart
      Parts 11
    Berisi kumpulan puisi, uneg-uneg, celotehan, sindiran, ungkapan kekecewaan, wujud berontak, tuntutan, dan lain-lain. Dipublikasikan secara acak. Melarang keras segala bentuk plagiarisme. Kritik dan saran yang membangun selalu dinantikan, Enjoy and like this.
  • Sampul by martinigray
    martinigray
    • WpView
      Reads 101
    • WpPart
      Parts 2
    Depan, Pembuka, Awalan, Appetizer Ringan, Santapan Awal.
  • AREA PUISIKU by adolfernstworld
    adolfernstworld
    • WpView
      Reads 10
    • WpPart
      Parts 1
    Song Lyric