Sajakliar cerita

Saring berdasarkan tag:
sajakliar
WpAddsajak
sajakliar
WpAddsajak

16 Cerita

  • Tidak Terbatas oleh Rosainde
    Rosainde
    • WpView
      Membaca 504
    • WpPart
      Bab 11
    Berisi kumpulan puisi, uneg-uneg, celotehan, sindiran, ungkapan kekecewaan, wujud berontak, tuntutan, dan lain-lain. Dipublikasikan secara acak. Melarang keras segala bentuk plagiarisme. Kritik dan saran yang membangun selalu dinantikan, Enjoy and like this.
  • Perihal Asmara oleh AllisyaPutriKusuma
    AllisyaPutriKusuma
    • WpView
      Membaca 35
    • WpPart
      Bab 1
    Deazurra Loucke
  • SUMPEK oleh Balyaibnu_
    Balyaibnu_
    • WpView
      Membaca 4
    • WpPart
      Bab 1
    Terhenti sejenak di ruang waktu Merasa dunia hanya sebatas siku Tak mengerti dengan sekitar Dimana aku. Disini bukanlah aku Tatap kaca tak lagi sama Beratap kayu tak jauh beda Sebatas ini kah ruang waktu Hidup dan mati.
  • BUMIKU MENUA, BUMIKU BURUK RUPA oleh HabibHidayatullah
    HabibHidayatullah
    • WpView
      Membaca 71
    • WpPart
      Bab 1
    -Prosa- Kini siang cerahku berubah mendung Rintik hujan gerimis pun tak lagi terbendung. Akar pohon jati tak lagi tertancap di poros bumi. Jutaan pohon tua kau tebang, hanya untuk dijadikan kertas. Lalu, apa guna kertas itu? Mendeklarasikan "save earth" dalam bentuk tulisan agar kau terlihat peduli dengan bumi? . Kau bodoh! Berisikmu tak akan didengar. Sudahlah, sudah terlalu banyak pencitraan, bahkan (aku)pun sedang men-citra, karna marina sedang sibuk, masa iya harus ditemani om-boy? Lebih baik sendiri dikamar bermasturbasi hingga dunia normal kembali. . . . . Habib Hidayatullah Bandung, 4 November 2016 1:20 PM
  • Kopi oleh JuangBhaktiHastyadi
    JuangBhaktiHastyadi
    • WpView
      Membaca 26
    • WpPart
      Bab 1
    Seduhan dendam yang pahit
  • KUPU-KUPU NISTA YANG TELAH RENTA oleh HabibHidayatullah
    HabibHidayatullah
    • WpView
      Membaca 306
    • WpPart
      Bab 1
    -Prosa- Lihat kemari, aku adalah seekor kupu-kupu. Terlahir cantik dengan sayapku. Sayap yang seharusnya kujaga dengan baik, terkoyak rusak terluluhlantak. Ini adalah tempatku menopang hidup, tersemhunyi dibalik jejeran bilik bercahaya remang disudut kota yang padat. Aku tak bisa lepas dari belenggu nista, rantai perbudakan tuan-ku terlalu kuat mengikat Bukan hanya aku, pun puluhan wanita dibalik bilik itu Setiap malam gelap berubah menjadi lapak aurat. . Aku terjerat! Aku terjerat dalam sangkar yang kubangun sendiri. puluhan pejantan aku layani hanya untuk memuaskan haus birahinya setiap malam. Mereka kusebut bajingan. . Masa lalu-ku terlalu kelam, hanya beberapa lembaran kertas yang biasa disebut uang yang kudapat dari riaknya gelak tawa kepuasan dibalik dinginnya jejeran bilik bercahaya remang. Setiap malam berpakaian tipis walau teriris tangis, hidupku tergantungkan pada batang penis. . . . Jauh dari tempat ini, gadis cantik beranjak dewasa, ia anakku. Terlahir dari hasil perkawinanku dengan bajingan. Entah bajingan yang mana, aku tak tahu. Anakku tumbuh dewasa ditanganku, tak pernah tau kasih sayang seorang yang seharusnya ia panggil ayah. . Kini tubuh ini terbaring lemah, bahkan tak lagi menarik untuk dilirik. Dan tuan-ku tak lagi memperkerja paksakan-ku, layak karet tipis bekas pembungkus penis, terbuang tak lagi dipakai. . . . Hingga suatu saat anakku bertanya; "mana ayahku bu, temanku bertanya, aku anak siapa?" Sambil mengusap air mata dan mengelus rambut anak gadisku, lalu kujawab; "Kau anak kupu kupu nista yang sudah renta, nak. Hanya itu" . . . . Habib Hidayatullah Bandung, 2 November 2016 2:34 AM
  • Ketika kata "Cinta" sudah tak bisa dipandang sebelah mata oleh ferdyjulianto
    ferdyjulianto
    • WpView
      Membaca 11
    • WpPart
      Bab 1
    Sebuah Literasi bagaimana cinta dan dusta memang benar-benar nyata .
  • AREA PUISIKU oleh adolfernstworld
    adolfernstworld
    • WpView
      Membaca 10
    • WpPart
      Bab 1
    Song Lyric
  • Rpluviophile oleh Rpluviophile
    Rpluviophile
    • WpView
      Membaca 190
    • WpPart
      Bab 12
    selamat menyelam tanpa tenggelam dan bermain hujan tanpa basah
  • Tidur  oleh mr_by420
    mr_by420
    • WpView
      Membaca 9
    • WpPart
      Bab 1
    Dimatangkan hari
  • Barisan Sajak oleh evolusirasa
    evolusirasa
    • WpView
      Membaca 651
    • WpPart
      Bab 18
    Alasan menulis itu sederhana saja karena menulis adalah wadah untuk menuangkan apa yang sedang kita rasakan, kita alami untuk diambil beberapa makna yang kemudian akan dikenang kembali bahwasanya kita pernah ada disana sebelum memilih untuk ada dijalan ini :) Semangat menulis, semangat berimajinasi, jangan takut dibilang norak, takutlah hanya kepada Allah saja dan takutlah untuk menjadi pengecut tanpa berani mengambil langkah. Cmiiww^^
  • Sampul oleh martinigray
    martinigray
    • WpView
      Membaca 101
    • WpPart
      Bab 2
    Depan, Pembuka, Awalan, Appetizer Ringan, Santapan Awal.
  • RUMIT [SUDAH DITERBITKAN] ✅ oleh Shinta_Ci
    Shinta_Ci
    • WpView
      Membaca 455
    • WpPart
      Bab 5
    Salah satu cara termudah untuk menciptakan 'sihir' adalah melalui sajak liar. Jadi, ini adalah beberapa 'sihir' yang aku ciptakan.. __ © Copyright by Shinta Ci
  • Kumpulan suara yang tak tersampaikan oleh hanurf
    hanurf
    • WpView
      Membaca 44
    • WpPart
      Bab 7
    Serpihan yang sering terlupa
  • After You've Gone oleh yasalsaa
    yasalsaa
    • WpView
      Membaca 108
    • WpPart
      Bab 6
    Aku suka senja, suka hujan, suka Kamu