Sastraindonesia Stories

Refine by tag:
sastraindonesia
WpAddpuisi
WpAddsastra
WpAddkumpulanpuisi
WpAddpoetry
sastraindonesia
WpAddpuisi
WpAddsastra
WpAddkumpulanpuisi
WpAddpoetry

43 Stories

  • Gerimis: Sebuah Kumpulan Cerita Pendek by SyamsulKurniawan_83
    SyamsulKurniawan_83
    • WpView
      Reads 109
    • WpPart
      Parts 18
    Ada ruang-ruang yang terlihat oleh mata. Ada pula ruang-ruang yang hanya bisa dirasakan oleh hati. Buku ini menghimpun cerita-cerita pendek pilihan karya Syamsul Kurniawan, yang lahir dari perjumpaannya dengan berbagai ruang kehidupan. Ruang yang dimaksud bukan hanya bangunan, jalan, rumah, sekolah, atau kota, tetapi juga ruang kenangan, ruang kehilangan, ruang harapan, ruang perjumpaan, ruang kesepian, bahkan ruang yang diam-diam tumbuh di dalam diri manusia. Melalui kisah-kisah sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Syamsul Kurniawan mengajak pembaca melihat kembali hal-hal yang sering luput diperhatikan. Sebuah halte tua, gerimis yang turun pelan, bangku kosong di sudut taman, rumah masa kecil yang terlupakan, percakapan yang tak pernah selesai, hingga perasaan-perasaan yang selama ini terkubur di sudut hati. Dengan bahasa yang komunikatif, puitis, dan mudah dipahami, setiap cerita mengalir seperti percakapan akrab yang hangat. Metafora-metafora sederhana dari kehidupan sehari-hari dihadirkan bukan sekadar sebagai hiasan, melainkan sebagai jembatan untuk memahami emosi, kehilangan, kerinduan, persahabatan, keluarga dan berbagai pertanyaan yang kerap menyertai perjalanan manusia. Di dalam kumpulan cerita ini, ruang bukan hanya latar tempat berlangsungnya peristiwa. Ruang adalah tokoh yang hidup. Ia menyimpan jejak, membentuk ingatan, memelihara harapan, dan kadang-kadang menjadi saksi paling setia atas hal-hal yang tidak pernah berhasil diucapkan manusia. Setiap cerita adalah undangan untuk berhenti sejenak dari kesibukan, menatap lebih dalam kehidupan yang sedang dijalani, dan menemukan kembali makna pada hal-hal yang tampak biasa. Karena sering kali, yang paling mengubah hidup bukanlah peristiwa-peristiwa besar. Melainkan ruang-ruang kecil yang diam-diam membentuk siapa diri kita. Selamat membaca.
  • " Marriage Agreement " by KrismonAndikaPutra
    KrismonAndikaPutra
    • WpView
      Reads 40
    • WpPart
      Parts 9
    a story about human where they have to choose based on their own decision or parents decision but actually its for all better life as a best gift which given by their parents šŸ "Let your heart decide and the world will show you the way" a story that tells about Complicated love of 3 people : Michelle, Steve and Jordan . They same like other stories which for the first time begin with full of love and then finally who knows that all gone like Dark with thunder leaving the bright, Leaves which have falling to the ground from roots and Birds which are voiceless no sign šŸ it's being human~ all feels are surrounding us . . let's Reading the Story ā¤ļø
  • Tukang Ojek dan Kabinetnya by suarkawa
    suarkawa
    • WpView
      Reads 184
    • WpPart
      Parts 9
    Ini merupakan kumpulan cerita-cerita pendek yang dimuat penulis pada tahun 2017 sampai 2019, ada 16 cerita yang dimuat di sini dan sebagai cerita pembuka, disambut dengan cerita Tukang Ojek dan Kabinetnya; di dalamnya bercerita tentang bagaimana seorang Tukang Ojek yang tiba-tiba mengatur sebuah pemerintahan. Daftar Cerita: 1. Tukang Ojek dan Kabinetnya 2. Sapu Tangan Biru Seorang Filsuf 3. Di Antara Undangan Pernikahan dan Pemakaman 4. Cakar 1: Sejarah Kecil 5. Cakar 2: Embun di Taman 6. Aku & Tubuh 7. Tarian Sembilan Bulan 8. Aku Siap, Aku Sial, Aku Siap 9. GILA 10. Maya 11. Bagaimana di sana ya? 12. Pak Kariman di Lantai 12 13. Ensiklopedia 14. Bahagia(?) 15. Hanya Ludah 16. Laila di Mata Surya
  • Seorang Perempuan Cengeng by Purnamasarisaragihh
    Purnamasarisaragihh
    • WpView
      Reads 23
    • WpPart
      Parts 2
    Tetapi begitulah hidup. Tak ada kepastian. Semua menakutkan. Bahkan untuk seorang perempuan. Beberapa mungkin cukup beruntung untuk selalu bahagia, tetapi kurasa tak ada yang demikian. Lalu ketika saat dimana hanya dia sendiri dengan keadaan dihadapkan , hal hal berkecamuk berputar dalam kepala. Tiada yang mengundang, tetapi kedatangannya selalu menakutkan. Saat saat seperti itu, sang Perempuan akan menangis.
  • AIR MATA KOPI by GoLAGong
    GoLAGong
    • WpView
      Reads 216
    • WpPart
      Parts 4
    Kumpulan puisi "Air Mata Kopi" (Gramedia, 2014) yang mendokumentasikan politik ekonomi di Indonesia. Melalui nasib petani kopi, Gol A Gong menuliskan kegelisahannya. Selama 50 hari, mulai dari Sabang hingga Lampung, April - Juni 2013, Gol A Gong masuk ke gudang kopi, begadang di kedai-kedai kopi, mencatat semua yang dirasakan dan dilihatnya. Buku puisi ini masuk 10 besar "Hari Puisi Indonesia 2014"
  • Perempuan Yang Ingin Menikah Dengan Seekor Keledai by cheprakoso
    cheprakoso
    • WpView
      Reads 55
    • WpPart
      Parts 1
    "KINAN, KAMU TAHU, dipaksa menikah dengan seseorang yang tidak kita cintai adalah seburuk-buruknya takdir-dan takdir urusan Tuhan, memang. Tapi mencintai dan membenci itu sepenuhnya urusan manusia." Seorang perempuan lajang yang sudah berusia tigapuluhan dan kegundahan orang tua atas desakan dan pertanyaan sejumlah sanak keluarga mengenai anak gadis semata wayangnya, "Kapan memiliki menantu dan cucu?".
  • TOKO LILY dan Bunga yang Tidak Pernah Layu  by RizkyAndarini
    RizkyAndarini
    • WpView
      Reads 49
    • WpPart
      Parts 1
    Floria, nama seorang gadis yang mendapat warisan sebuah toko bunga oleh sang nenek. Toko bunga itu terlihat sama saja dengan toko bunga lainya, namun ada satu bunga yang paling bersinar diantara bunga yang lain, sebatang bunga lily yang tidak akan pernah layu. Konon nenek Floria dulu secara ajaib mendapatkan bunga itu entah darimana asalnya. Bunga yang tidak pernah layu padahal sudah 20 tahun bunga itu ada di balik etalase toko bunga nenek Floria. Bunga lily ajaib akan mengeluarkan cahaya pada malam hari, di siang hari bunga lily akan terlihat berkilau seperti kuku tuan putri yang penuh glitter emas putih dan berlian. Apa yang menyebabkan bunga itu selalu segar dan tidak pernah mati walaupun sudah bertahun- tahun? Dengan penuh rasa penasaran dan tanggung jawab harus mengelola toko warisan nenek. Floria pun dengan senang hati melanjutkan berjualan bunga. Kejutan apa yang akan menanti floria? Karena tidak hanya bunga-bunga yang akan mengisi hari-harinya. Dibalik itu, bunga ajaib Lily dan toko nenek, menyimpan sejuta misteri yang belum pernah dibayangkan oleh Floria.
  • "dua yang pertama" by prasetyouth
    prasetyouth
    • WpView
      Reads 14
    • WpPart
      Parts 1
    menemukanmu kembali membuatku sadar akan arti mama & cinta pertama , hingga aku percaya ada dan terlukis jelas didirimu sejak bagian pertama. #nisaabang
  • KAMI MASIH WARAS by RIBKANAPITUPULU
    RIBKANAPITUPULU
    • WpView
      Reads 200
    • WpPart
      Parts 1
    This is story telling about my friend and my family. I do love them. they are my everything
  • Busana Bernama Bahasa (CERPEN) by sophia_sunrest
    sophia_sunrest
    • WpView
      Reads 10
    • WpPart
      Parts 1
    "Ojo lali boso lo, Nduk." Kalimat itu selalu diucapkan nenek setiap kali Arum hendak pergi. Namun, sebagai mahasiswi yang tumbuh di tengah arus modernisasi, ia menganggap bahasa Jawa-terutama krama-tak lebih dari pelajaran sekolah yang lambat laun akan terlupakan. Hingga sebuah tugas kuliah membawanya bertemu seorang tetua desa. Di hadapan bahasa yang tak lagi fasih ia ucapkan dan aksara yang tak mampu ia baca, Arum menyadari bahwa yang perlahan hilang bukan sekadar kata-kata, melainkan adab, penghormatan, dan akar yang selama ini membentuk jati dirinya. Sebab, bahasa bukan hanya alat untuk berbicara. Ia adalah busana yang dikenakan manusia untuk menghormati sesamanya. *** Cerpen ini lahir dari keresahan sederhana: semakin banyak anak muda yang fasih menggunakan bahasa asing, tetapi mulai canggung menggunakan bahasa daerahnya sendiri. Padahal, di balik setiap tutur kata tersimpan nilai, unggah-ungguh, dan cara menghormati yang diwariskan dari generasi ke generasi. Semoga kisah Arum dapat menjadi pengingat bahwa menjaga bahasa bukan berarti menolak perubahan, melainkan merawat salah satu akar yang membentuk jati diri kita. "Basa iku busanane bebrayan." (Bahasa adalah busana dalam pergaulan manusia.) #UNTUK DIBACA BUKAN DICOPY PASTE
  • GEMURUH SEPI by GemuruhSepi
    GemuruhSepi
    • WpView
      Reads 304
    • WpPart
      Parts 11
    Altar untuk peristirahatan semua rasaku, memejamkan mata di atas cawan khusus sisa makna. Ketika semua hilang dan pergi, entah untuk merawat pahala atau berlindung dari dosa (semoga saja Tuhan tidak dikalahkan pamorNya oleh keduanya), kalimat-kalimat kutata hanya kepadaMu, semua hidup dan matiku. Tidak ada yang lebih tinggi dan akbar di altar ini selain diriMu. Tidak cinta, tidak agama , tidak neraka ataupun surga sekalipun. Tidak ada yang bisa ada tanpa ijinMu
  • Quotes by Milamesia
    Milamesia
    • WpView
      Reads 9,526
    • WpPart
      Parts 113
    Kumpulan puisi, sajak, dan quotes dari berbagai sumber saya sajikan disini.
  • Luka Aksara by Penatikholic
    Penatikholic
    • WpView
      Reads 1,280
    • WpPart
      Parts 30
    Setiap sunyi membutuhkan luka yang teramat gaduh, dalam benak yang tak dapat di sentuh, selalu riuh bergemuruh, merasa acuh sama kenyataan yang tak rela untuk di tinggalkan, Setiap luka menghasilkan keindahan ketika dekat dan bersahabat dengan sunyi. Di dalam cerita ini anda akan merasakan dimensi aksara yang tak tertembus oleh mata, ketika alam meberikan selembaran kertas yang bertuliskan kata - kata di dalam hati dan jiwa, Puisi ini akan mendekatkan anda pada alam dan sang pencipta.
  • ''setahun tanpa ayah'' by hidayatwetep
    hidayatwetep
    • WpView
      Reads 33
    • WpPart
      Parts 6
    "Ayah pergi di hari yang paling ia cintai. Jumat." Sejak ayah meninggal karena serangan jantung saat sujud di masjid, setiap hari Jumat menjadi mimpi buruk bagi sang anak. Rasa sesak, rindu, dan kehilangan menyelimuti hidupnya selama setahun penuh. Ia harus belajar hal-hal sederhana yang dulu selalu dilakukan ayah: menanak nasi, mengganti token listrik, hingga memperbaiki keran bocor. Tapi di hari tepat satu tahun kepergian ayah, ia menemukan sepucuk surat kecil di saku kemeja putih favorit ayah. Sebuah pesan yang ditulis di waktu mustajab hari Jumat, yang mengubah seluruh kesedihannya menjadi cahaya. "Jangan sedih terus. Ayah pergi di hari terbaik, di tempat terbaik. Itu lebih dari cukup." Sebuah cerpen mengharukan tentang kehilangan, doa yang tak pernah putus, dan belajar mencintai kembali hari yang paling menyakitkan.
  • Bunga Memori by Fatihgede
    Fatihgede
    • WpView
      Reads 103
    • WpPart
      Parts 8
    Perjalanan kehidupan seseorang yang pernah berharap dari masa lalunya. Semua harapan dan impian terwujud ketika masa depannya datang.
  • KONSTELASI  by vvvira
    vvvira
    • WpView
      Reads 3
    • WpPart
      Parts 1
  • Kumpulan Sendu by pemercikkata
    pemercikkata
    • WpView
      Reads 9
    • WpPart
      Parts 2
    Sepi tengah menyerang jiwa Kehidupan jadi kurang berwarna Sepi menyekik hal bahagia Malam gelap menambah sepi terasa Oh Tuhan, berikan landasan untuk hati ini agar menghancurkan rasa sepi
  • KUTANAM MATAHARI DI HALAMAN RUMAH KITA by GoLAGong
    GoLAGong
    • WpView
      Reads 189
    • WpPart
      Parts 2
    Kumpulan puisi Gol A Gong. Dia produktif menulis, baik essay, prosa (cerpen dan novel) dan puisi. Itu semacam pendokumentasian kegelisahannya tentang fenomena sosial-budaya-politik Indonesia, khususnya Banten. Dia tahu puisi-puisinya tidak akan mengubah Banten dalam sekejap. Tapi dia yakin, ini akan terus abadi dalam pikiran pembaca. Puisi-puisinya akan bergerak perlahan melawan ketidakadilan. Suatu waktu, perubahan di Banten ke arah yang lebih baik pasti akan terjadi, yaitu terbebas dari gurita korupsi dan dinasti. Siapa pun boleh berupaya mengubah kampungnya menjadi lebih baik, tentu dengan caranya masing-masing. Ubahlah dirimu, sebelum lingkunganmu. Kemudian ubahlah lingkunganmu, sebelum ke yang lebih besar lagi. Ini adalah langkah kecil sebelum mengubah dunia. Seperti John F. Kenndy pernah bilang, "Jika politik kotor, puisilah yang membersihkannya." Ini memang seperti utopia. Tapi, kita akan memetik hasilnya. Suatu saat nanti.... (*)