graphologive
Tallulah artinya "air mengalir". Kaimana artinya "laut yang kuat". Alih-alih laut, Tal justru berharap arti Kaimana "ombak yang kuat" saja. Karena selama ini, ia merasa dirinya seperti air mengalir di tengah ombak yang kuat. Dan ombak di hidupnya adalah keluarganya, terutama Ayah & Kakaknya.
Tamara artinya pohon palem. Kenna artinya cantik. Alih-alih pohon palem yang cantik, Tal merasa Tamara seperti pohon jati di tengah jalan tol. Mengganggu, merepotkan, butuh waktu lama untuk disingkirkan. Dan yang paling membuat Tal benci, Ayahnya rela habis-habisan demi Tamara Si Problematik - demikian Tal menjulukinya.
Kasus Tamara 15 tahun lalu membuat keluarga mereka bangkrut. Tamara paling beruntung karena dirinya sudah cukup matang ketika Ayahnya bangkrut. Tapi, dampaknya sangat terasa untuk Tal yang masih butuh kejayaan orang tuanya. Dan, tidak ada yang menyadari hal itu kecuali Ibunya.
Diantara rasa sayang, kasihan, benci, dan muak, Tal masih harus menerima Ayah & Kakaknya sebagai keluarganya, seumur hidupnya.