Serabi Stories

Refine by tag:
serabi
serabi

7 Stories

  • A Million Cities by Moonlight_times
    Moonlight_times
    • WpView
      Reads 212
    • WpPart
      Parts 17
    Serabi Steinfield lived in the future always making plans for what was yet to come but an ugly fatal day changed everything. She lost her brother in a fire. She drew into a shell of herself and let her shadow lead. She's withdrawn now and she lives in a million cities, she created in her mind. Ashton Wave is her long time bestie and first crush. After the separation between his parents, he's forced to move away with his father. He lost contact with all his friends including Serabi. Once he returns, he finds a new air to her and he's more drawn than usual to find out why. But it's more like he finds more in himself than her. It's a million cities built and counted a million times.
  • (Short Story) Inaq Andon by ZulfinHariani
    ZulfinHariani
    • WpView
      Reads 1
    • WpPart
      Parts 1
    Rasa rindu dapat berwujud banyak. Tempat, momen, seseorang, bahkan cita rasa masakan. Setidaknya itu wujud rindu yang kutahu ketika mengingat inaq Andon. Hari-hari di tempat rantauan sungguh melelahkan. Menjadi mahasiswa ternyata tidak semenyenangkan menjadi murid SMA. Terlalu banyak hal yang harus dipikirkan sendiri. Terkadang, aku ingin bermanja-manja saja rasanya. Ingin makan makanan yang enak di akhir pekan dengan orang-orang tersayang.
  • Kumpulan Cerpen Kehidupan: Langkah-Langkah yang Tak Pernah Menyerah by Abdicatio
    Abdicatio
    • WpView
      Reads 225
    • WpPart
      Parts 6
    Kumpulan cerpen ini memuat potret kehidupan masyarakat kelas bawah yang sederhana namun sarat makna. Melalui narasi yang lembut dan penuh empati, penulis menyajikan enam cerita yang berfokus pada keteguhan, kasih sayang, dan harapan dalam kesederhanaan. Para tokoh-seperti pasangan lansia penjual kerupuk, ibu yang mengolah tepung menjadi "masakan terenak," hingga anak-anak pemburu besi tua dan bocah penjual kue subuh-dihadirkan dengan humanis. Mereka adalah simbol ketabahan menghadapi kerasnya hidup, namun tetap mampu menciptakan cinta, kehangatan, dan cita-cita, walau dari hal-hal paling kecil dan rapuh. Cerpen-cerpen ini mengajak pembaca menunduk sejenak, melihat kehidupan dari sudut gang, dari pinggir trotoar, dari pasar subuh, dan dari dunia anak-anak yang bersinar dalam gelap. Ceritanya kelam, namun selalu diselingi tawa kecil, harapan samar, dan pelajaran diam-diam tentang apa arti menjadi manusia.