Historias de Sesuatu

Buscar por etiqueta:
sesuatu
WpAddmenyiapkan
WpAddtersediri
WpAdddiperhatikan kontraktor
WpAddmimiliki
WpAddbervariasi
WpAddmenerapkan
WpAddketelitian
WpAddnantinya
WpAddberhati
WpAddnatinya
WpAddterkecoh
WpAddkualitasnya
WpAddialah
WpAddpenerapan
WpAddhendak
WpAddkerugian
WpAddmenghampiri
WpAddtentu
WpAdddiperlukan
sesuatu
WpAddmenyiapkan
WpAddtersediri
WpAdddiperhatikan kontraktor
WpAddmimiliki
WpAddbervariasi
WpAddmenerapkan
WpAddketelitian
WpAddnantinya
WpAddberhati
WpAddnatinya
WpAddterkecoh
WpAddkualitasnya
WpAddialah
WpAddpenerapan
WpAddhendak
WpAddkerugian
WpAddmenghampiri
WpAddtentu
WpAdddiperlukan

11 Historias

  • tulisan por xdwiast__
    xdwiast__
    • WpView
      LECTURAS 3
    • WpPart
      Partes 1
    rasa, tentang, hal, sesuatu
  • NOURMAL por irsyavr
    irsyavr
    • WpView
      LECTURAS 70
    • WpPart
      Partes 3
    segalanya memiki arti, pelajaran bukan hanya didapat lama. tetapi juga dalam rentang yang singkat. kau nanti akan mengerti juga. Tak perlu berlama untuk mengetahui akhirnya seperti apa.
    +14 más
  • Di Antara Dua Cahaya por GekIstaa
    GekIstaa
    • WpView
      LECTURAS 11
    • WpPart
      Partes 1
  • Jodohku di Simpang Jalan por YayatuDeQsue
    YayatuDeQsue
    • WpView
      LECTURAS 27
    • WpPart
      Partes 1
    Mengisahkan tentang seorang gadis iaitu Nurul Nazifah yang baru sahaja menamatkan zaman persekolahannya dan langsung tidak mempunyai minat untuk menjalin cinta disebabkan faktor umur yang dia rasakan terlalu muda untuk berkasih. Dibesarkan dalam keluarga yang berada dan agak beragama, dia lebih memilih konsep 'Cinta selepas Halal'. Namun disebabkan satu insiden di simpang jalan, hatinya mula bercelaru dan perasaannya mula memutik sesuatu. Apakah kesudahan cinta remaja yang dilalui oleh Nazifah? Dan mampukah cinta itu dihalalkan secepat mungkin? Ketahui jalan ceritanya dalam Jodohku Di Simpang Jalan.
  • Jika Tulisanku Tak Lebih dari Sebaris Doa por Raung_Kemarau
    Raung_Kemarau
    • WpView
      LECTURAS 12
    • WpPart
      Partes 1
    Ada kalanya kita menulis bukan karena ingin didengar, apalagi diakui. Kita menulis karena ada sesuatu yang mengganjal di dalam, dan rasanya hanya bisa diredakan lewat kata-kata. Entah itu luka, rindu, doa, atau sekadar kegelisahan yang tak punya nama. Dan meski tidak semua tulisan menjadi penting di mata orang lain, bukankah setiap kejujuran layak diberi tempat? Aku tidak tahu akan dibawa ke mana puisiku ini. Bisa jadi tak pernah sampai ke siapa pun, atau mungkin hanya menemani seseorang yang diam-diam sedang bersedih. Tapi jika boleh berharap, semoga setiap kata yang kutulis bisa menjadi amal kecil, pengingat untuk diri sendiri, dan pelipur lara untuk hati yang sempat retak. Karena pada akhirnya, aku percaya: ada kekuatan dalam tulisan yang lahir dari ketulusan. Meski sunyi, ia bisa jadi jembatan. Meski tak viral, ia bisa jadi terang.