Setelahibutiada Stories

Refine by tag:
setelahibutiada
setelahibutiada

1 Story

  • Setelah Ibu Tiada by haolinger
    haolinger
    • WpView
      Reads 16
    • WpPart
      Parts 1
    Setelah ibu tiada Ada kehilangan yang tidak pernah benar-benar selesai. Ada rindu yang tetap tinggal, bahkan ketika sosok yang dirindukan sudah tidak bisa lagi di peluk. "Setelah ibu tiada" adalah kisah tentang seorang anak yang harus belajar menjalani hidup setalah kehilangan perempuan yang selama ini menjadi rumah, tempat pulang, sekaligus sumber kekuatannya: ibu. Sejak kepergian ibu, rumah yang dulu penuh suara berubah menjadi begitu sunyi. Tidak ada lagi suara yang mengingatkan untuk makan, tidak ada lagi tangan yang menyiapkan segala sesuatu, dan tidak ada lagi seseorang yang selalu berkata, "Ibu selalu ada di sini" Sejak kepergian ibu rumah yang dulu penuh dengan kehangatan dan cinta. Kini berubah menjadi rumah yang penuh luka dan juga rasa sakit sehingga membuat putra dan putri kecil ibu merasa tidak aman dan tenang Hari-hari setelah pemakaman justru menjadi awal dari perjuangan yang sesungguhnya. Ia harus menghadapi bahwa dunia terus berjalan, sementara sebagian dirinya seolah ikut pergi bersama sang ibu. Di antara kenangan lama, barang-barang peninggalan ibu, doa-doa yang diam-diam dipanjatkan setiap malam, ia perlahan menyadari satu hal: "Kehilangan ibu bukan berarti kehilangan seluruh cinta yang pernah di berikan ibu". Sebab seorang ibu mungkin bisa pergi dari dunia, tetapi kisahnya akan tetap hidup dalam setiap nasihat, setiap kenangan setiap doa, dan diri anak yang ia besarkan dengan seluruh hatinya. Namun apakah ia mampu menerima kepergian itu? Namun apakah seseorang bisa benar-benar berdamai dengan kehilangan orang yang peling dicintainya? Dan bagaimana caranya melanjutkan hidup ketika satu-satunya tempat untuk pulang sudah tidak ada? "Setelah ibu tiada" adalah cerita tentang kehilangan, luka, kerinduan, keluarga, dan perjalanan panjang untuk menerima bahwa terkadang mencintai seseorang juga berarti belajar melepaskan.Sebuah kisah untuk siapapun yang masih memiliki kesempatan untuk berkata:"Bu,terimakasih sudah menjadi rumahku"