cerebra
"Zirah hitam yang ia kenakan bukanlah pelindung. Itu adalah sangkar."
Di benua Aethelgard, kota Amaranth-9 berdiri di atas kebohongan yang terstruktur. Di atas awan buatan, Sektor Luminar hidup dalam kemewahan abadi, sementara di bawahnya, Sektor Umbra menderita dalam kegelapan. Di puncaknya, Menara Komando mengendalikan segalanya-tempat di mana ingatan adalah barang mewah dan kepatuhan adalah satu-satunya hukum.
Valen Thorne adalah sang Komandan, algojo berdarah dingin bagi Sektor Umbra. Namun di balik topeng besinya, Valen terjebak dalam penjaranya sendiri; sebuah sistem di dalam zirahnya yang siap menghapus memorinya secara paksa setiap kali ia mulai merasakan empati.
Demi mengikat kesetiaannya pada rezim, Valen dijodohkan dengan Elian, seorang dokter idealis dari kelas atas. Di siang hari, mereka adalah calon pasangan sempurna bagi publik Luminar. Namun di malam hari, sebuah rahasia besar membayangi hubungan mereka: Valen tahu bahwa Elian diam-diam membelot dan membantu kelompok pemberontak di Sektor Umbra.
Terjebak di antara tugas mutlak dan perasaan yang perlahan tumbuh, Valen memilih menyembunyikan pengkhianatan Elian dari Menara Komando. Namun, permainan kucing dan tikus ini tidak bisa bertahan selamanya. Ketika badai politik mulai pecah dan dinding kepercayaan di antara mereka diuji, sebuah kebenaran kelam tentang Amaranth-9 perlahan tersingkap.
Kini, dengan Menara Komando yang mulai retak, Valen dan Elian harus menghadapi pilihan tersulit: tetap menjadi boneka yang saling menghancurkan, atau mempertaruhkan segalanya demi membebaskan masa depan yang selama ini dirampas.
Dunia lama harus runtuh.
Kini, saatnya bangkit dari abu.