bapakxboty
Di sebuah kabupaten kecil berinisial X, hiduplah sebuah keluarga yang dari luar tampak biasa-biasa saja, bahkan terkesan adem ayem. Rumah mereka tidak terlalu besar, terletak di sebuah perkampungan padat penduduk yang suasananya selalu ramai saban sore. Kepala keluarga di rumah itu adalah Pak Herman, seorang pria berumur 43 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai petugas keamanan alias satpam di sebuah supermarket besar di pusat kota kabupaten.
Meskipun usianya sudah memasuki kepala empat, fisik Pak Herman masih sangat terjaga. Dengan tinggi badan sekitar 178 sentimeter, bahu yang lebar, dada bidang yang kokoh, serta postur tubuh tegap ala pekerja lapangan, ia kerap kali jadi pusat perhatian. Kulitnya sawo matang, dipadu dengan kumis tipis yang membuatnya terlihat semakin jantan. Selama 42 tahun hidupnya, Pak Herman adalah pria tulen-seorang straight sejati yang tidak pernah sekalipun membayangkan dirinya akan menyentuh sesama jenis. Ia hidup harmonis bersama istrinya yang sibuk mengurus sebuah warung tegal (warteg) yang buka setiap hari dari pagi hingga malam demi mencukupi kebutuhan dapur.
Namun, roda kehidupan berputar dengan cara yang tidak pernah diduga siapa pun.
Tepat setahun yang lalu, sebuah peristiwa mengubah segalanya. Sang istri jatuh sakit selama beberapa minggu dan harus istirahat total di kamar dalam pengawasan ketat. Di tengah situasi rumah yang sepi dan gairah lelakinya yang sedang memuncak, Pak Herman mendapati dirinya terjebak dalam situasi pelik. Di rumah itu, selain dirinya dan sang istri, tinggal pula Deden, Anak Kandung sekaligus remaja berusia 17 tahun yang sejak lama menyimpan ketertarikan tersembunyi.