Marchwritten
"Cintamu ibaratkan kaca yang tidak memantulkan bayangan."
Kalimat itu tidak pernah lepas dari pikiran Nami.Semenjak mengetahui fakta telaga yang ada di dalam mimpinya memang nyata.Dirinya lebih memilih kematian dari pada hidup dalam ketakutan.Disini lah,ia terperangkap.Ia harus melihat tahu siapa sosok jubah hitam yang selalu muncul dalam mimpinya.
"Arojin...,"lirihnya.Nami sadar,ucapan yang mengiang dikepalanya tertuju pada Arojin.