Tempatpulang Stories

Refine by tag:
tempatpulang
tempatpulang

3 Stories

  • KITA YANG TAK PERNAH BENAR-BENAR PERGI (Tanpa Status, Tetap Berarti) by PrinzzAmay
    PrinzzAmay
    • WpView
      Reads 1
    • WpPart
      Parts 7
    Setelah bertahun-tahun mengenal satu sama lain, Rizki dan Rosa kembali dipertemukan dalam kehidupan yang berbeda. Bukan lagi sebagai anak SMP yang hanya mengenal rasa suka, bukan pula sebagai dua orang yang dipisahkan oleh sekolah dan hubungan masing-masing. Kini mereka menjadi mahasiswa. Namun hubungan mereka tetap sama-dekat, tetapi tanpa nama. Rosa datang kepada Rizki ketika hubungannya dengan Alfi mulai dipenuhi pertengkaran, kecemburuan, dan kekecewaan. Rizki menjadi tempat Rosa bercerita, tempat ia mencari ketenangan, bahkan tempat ia bersandar ketika dunia terasa terlalu berat. Mereka semakin dekat hingga orang-orang di sekitar mereka mulai bertanya-tanya: sebenarnya apa hubungan Rizki dan Rosa? Mereka bukan pasangan. Setidaknya, begitulah yang selalu mereka katakan. Di tengah hubungan Rosa dan Alfi yang semakin rumit, Rizki, Rosa, Miftah, dan Citra kembali menjadi lingkaran pertemanan yang saling menguatkan. Rosa perlahan belajar bahwa seseorang yang dicintai tidak selalu harus dipertahankan, dan bahwa kehilangan bukan berarti kehidupan harus berhenti. Hingga kelulusan SMA membawa mereka ke tempat yang sama. Universitas yang sama. Jurusan yang sama. Dan akhirnya, organisasi yang sama. Di sana, kedekatan Rizki dan Rosa kembali menjadi sesuatu yang sulit dijelaskan. Mereka selalu datang bersama, makan bersama, menyelesaikan masalah bersama, dan saling memahami tanpa banyak kata. Bahkan orang-orang di himpunan menganggap mereka sebagai pasangan yang belum mau mengakui hubungan mereka. Padahal mereka hanya pernah berpacaran selama tiga hari. Namun semakin dewasa, semakin mereka menyadari bahwa hubungan mereka tidak sesederhana masa lalu. Rizki adalah tempat Rosa pulang ketika ia terluka. Dan tanpa Rosa sadari, Rosa adalah nama yang tidak pernah benar-benar pergi dari kehidupan Rizki. Tetapi tempat pulang pun bisa berubah. Karena ketika seseorang datang hanya saat terluka, pertanyaannya bukan lagi "apakah dia menyayangimu?" Melainkan- "Apakah d
  • ALUCA : in Silence, I Found You by Niruuuzhi
    Niruuuzhi
    • WpView
      Reads 18
    • WpPart
      Parts 5
    🌷 blurb aluca tak pernah bicara. bukan karena tak ingin, tapi karena tak bisa. tapi dunia miliknya tenang-dipenuhi bunga, warna lembut, dan sunyi yang ia peluk sejak kecil. lalu grace datang. siswi penuh tanya, penuh rasa, dan penuh kebingungan saat tahu lelaki penjaga toko bunga itu tak bersuara. ia merasa bersalah. karena tak tahu harus bilang apa. karena tak tahu harus bicara bagaimana. dan karena, tanpa ia sadari... ia ingin bicara dengan aluca, lebih dari siapa pun. di antara daun, hujan, dan tatapan mata yang bicara lebih banyak dari kata-kata, grace belajar bahwa cinta bukan tentang seberapa keras lo bicara, tapi tentang seberapa besar lo berani dengerin dunia yang sunyi. ✏️ deskripsi singkat grace nggak pernah nyangka toko bunga kecil di ujung jalan bisa jadi tempat yang ngubah hidupnya. semua berawal dari satu tatapan dan satu gerakan tangan-bahasa yang belum pernah dia pahami. aluca, pemilik toko bunga, adalah cowok tunawicara yang hidup dalam keheningan. tapi justru dari sunyi itulah, grace mulai jatuh. jatuh ke dunia tanpa suara. jatuh ke dalam perasaan yang nggak butuh kata-kata. tapi, bisakah dua hati yang beda bahasa bersatu? atau cinta mereka akan hilang... seperti suara yang tak pernah sempat diucapkan?
  • Wong Asing Sing Dadi Panggonan Mulih  by 4runikaz_
    4runikaz_
    • WpView
      Reads 200
    • WpPart
      Parts 20
    Tahun 2021, Zahra Lyodra Aksanara tanpa sengaja kenal karo Hafidz Keiran Atharazka. Saka wong asing, dheweke alon-alon dadi kanca, sahabat, lan papan sing paling nggawe Zahra rumangsa tentrem. Tanpa status lan tanpa janji, hubungan sing dijalani wong loro kuwi kebak rasa nyaman sing ora tau diwenehi jeneng. Nganti sawijining wengi, Zahra mutusake ngandharake rasa kagume marang Hafidz. Nanging ora kabeh rasa bisa diparingi wangsulan sing padha. Sawise pangakuan kuwi, dheweke loro alon-alon milih adoh lan nerusake urip ing dalane dhewe-dhewe. Limang taun liwati, Zahra nyoba nglalekake kabeh kenangan lan nerusake impene dadi penulis. Nanging sawijining pesen sing ora disengaja nggawa dheweke ketemu maneh karo wong sing biyen tau dadi panggon mulih. Apa wektu bakal menehi kesempatan kaping pindho? Utawa dheweke mung pancen ditakdirake dadi wong asing sing tau saling kenal, nanging ora tau diparingi kesempatan kanggo dadi "kita"? Wong Asing Sing Dadi Panggonan Mulih minangka crita babagan rasa nyaman, pangarep-arep, lan sinau ngikhlaske wong sing ora bisa diduweni.