saebisaebi
Author : Juharah
Translator Indonesia : saebi
Mata hitam pekat menatap tajam tubuh kurus orang di depannya. Seseorang yang biasanya tidak pernah memperlihatkan tubuhnya di depan umum kini hanya mengenakan sarung tua yang lusuh, setelah mendaki hingga ke kediaman suci ini. Ia duduk di sana seperti seseorang yang tidak punya tempat tujuan; ke mana pun ia memandang, ia selalu menemui jalan buntu, hingga pengamat itu tak kuasa menahan tawa kecil.
"Ong-Sin... Ong-Sin. Pada akhirnya, kau harus menggali lubang hanya untuk sampai kepadaku..."
"Apakah makhluk jelek ini yang dibawa untuk dikorbankan kepadaku? Mungkin hanya hantu yang sanggup tidur bersamanya."
Pembawa 'kutukan' itu telah muncul.
Semua kredit hanya milik author, translator tidak mendapat keuntungan apapun.