Erlangga23
Ia tidak ingin mati.
Ia hanya lelah hidup.
Dalam rutinitas kota yang terus bergerak, seorang laki-laki menjalani hari-harinya dengan wajah yang terlihat baik-baik saja. Ia bekerja, pulang, tidur, dan mengulanginya lagi-sementara di dalam dirinya, kelelahan menumpuk tanpa suara.
Keinginan untuk berhenti tidak datang sebagai teriakan, melainkan sebagai bisikan yang semakin sering muncul di malam hari. Namun setiap kali niat itu terasa nyata, selalu ada hal-hal kecil yang mengganggu: secangkir kopi yang terlalu pahit, anak kecil di halte bus, orang asing di keramaian, seekor kucing yang datang tanpa diminta.