Diaslili_
Darah membuat manusia menjadi haus. Entah atas kekuasan, ataupun cinta. Tidak ada yang bisa memungkiri bagaimana semua itu berjalan dan saling berebut. Saat dendam telah berjalan di atas awan dan ambang kesabaran, aku tidak pernah berfikir akan memiliki gairah cinta yang begitu mendalam untukmu.
Setelah api itu membakar habis kestabilan emosiku, sepertinya aku tidak lagi memiliki air untuk memadamkannya.
Kau adalah simbol dendam, tetapi mengapa kau juga menjadi butiran-butiran air yang perlahan memadamkan api besar dalam hatiku. Butiran air yang terlalu lama tersimpan hingga akhirnya menjadi air deras seutuhnya. Yang akan dengan mudah menyiramkan dendam masa lalu dengan tak ayalnya berubah menjadi benih cinta.
-
"Aku adalah Eros. Sebuah lambang api yang penuh dendam, apapun harus tunduk kepadaku!"
"Dan kau-"
"Psyche... "
"Kau adalah dewi cinta penakluk hati seorang Eros."