Story cover for Part 1 by Annisaayuliaaa
Part 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 18, 2017
Aku Anindya Yuvia Fikyaz. Panggil saja aku Dea. Aku sedang berjalan menuju sekolahku, hari ini aku sangat bersemangat. Karena apa? Karena aku bisa melihat dia,hehe. 

Aku melihat sekumpulan anak cowok. Dan saat aku melihat dengan detail,

"Kak Fachri!" Ucap Dea sedikit berteriak. Dea lalu sembunyi di balik pohon. 

"Untung ada pohon, makasih ya hon" Gumam Dea.

Sekumpulan cowok itu melintas di depan pohon yang sedang dijadikan tempat sembunyi Dea. 

Krek!

"Aduh,ngapain ni kaki nginjek ranting sih" Gumam Dea.

"Siapa disana?" Teriak Salah satu orang di sekumpulan cowok itu.

"Meong"

"Oh kucing. Yaudah lah. Tenang-tenang disana ya cing" 

Sekumpulan cowok itu pun pergi.

"Huh,untung aja" Ucap Dea sambil mengelus-elus dadanya.

Dea lalu melirik jam tangannya.

"7.50?! Ah aku telat!!" Teriaknya lalu berlari secepat kilat:v

❤💙❤

Sesampainya disekolah, Dea langsung memasuki kelasnya. 8-9. Itulah kelas Dea. Dea langsung duduk di bangkunya. 

"Tumben kamu telat de, kenapa?" Tanya Biya. Sahabatnya.

"Tadi aku ngumpet. Jadi telat deh" Kata Dea.

"Ngumpet? Dari siapa? Wah. Kamu nyuri ya?" Tanya Biya.

"Enak aja. Tadi ada kak Fachri, makanya aku ngumpet" Kata Dea agak kesal karena dituduh yang tidak-tidak.

"Hehe selo aja dong. Ya maaf deh" Kata Biya.

"Hmm"



               ;;;




Sekarang, Dea, Biya dan Indah sedang berada di perpustakaan. Mereka selalu kesini setiap jam istirahat. Karena? Fachri selalu ke perpustakaan setiap jam istirahat. Muhammad Fachriza Aldzikra. Itulah nama cowok yang sedang Dea sukai. 

Fachri adalah salah satu murid yang berprestasi di sekolah Dea. Dia juga seorang anak guru, guru agama. Dan Fachri juga wakil ketua osis yang sudah lengser tahun ini. 

-bersambung-
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Part 1 to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
ANNISA {ON GOING} by RaisyaAlvira
7 parts Complete
Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!
CANVAS PERSAHABATAN (TAMAT) by Krismaiklov
55 parts Ongoing
Terdengar suara motor masuk ke dalam sekolah Nusa bangsa Seperti biasa semua cewek cewek Nusa bangsa sudah menunggu kedatangan si cowok yang menggunakan bandana hitam Aaa pangeran gue" "Pujaan hati" "My love" "He kalian semua dengar ya !! Gala itu milik gue jadi kalian nggak usah berharap lebih!!" Tegas Marsya "Benar banget , jadi kalian semua minggir dari sini!!" Usir Cika salah satu sahabat Marsya Mereka bubar dengan rasa kecewa tak ada yang berani *********** "Aduh, sakit tauh nggak!!" Kesal Alya ketika Gerald melepas tangannya " Makanya jangan jadi anak bandel" ucap Gerald "Bisa ya untuk kali ini jangan hukum gue"Alya memohon dengan sangat kepada Gerald "Nggak bisa , hukuman tetap hukuman udah Lo harus ke lapangan sekarang!!" " Nggak seru banget si Lo" dengan keadaan pasrah Alya menuju ke lapangan ******* "Alya kemana si ?" Rani bertanya tanya dalam hatinya "Rani !!" Teriak Alya dari depan pintu kelas " Gue butuh minum sekarang juga!! Gue beneran capek , ngos-ngosan , gara gara si Gerald kasih hukuman yang begitu merusak harga diri gue" ucap Alya yang baru saja duduk di kursinya "Emang dia kasih Lo hukuman apaan?" Tanya Alya "Dia su...ru..gu..e lari" benar saja Alya begitu capek dan lelah akibat hukuman itu Alya Levania , Rani Kenzura dan Gerald Anggara mereka bersahabat dari SMP, meskipun begitu Gerald tetap profesional sebagai ketua OSIS Kalau penasaran yuk buruan di baca 🤗😉 Jangan ada yang mencuri ya !!!! Ini hasil pemikiran aku sendiri 🙏🥲 Dan makasih buat yang udah baca dan vote 😘👌
East sky first love by ernaberliana
24 parts Complete
Bagaimana jadinya jika kau terus diganggu oleh pangeran es sekolah mu? "AAKKHHH KANE KAU SANGAT TAMPAN" teriak antusias para penggemar nya Ia bahkan disukai oleh seluruh wanita disekolah ini. Ya kecuali aku dan ketiga temanku "Bisa Lo minggir sekarang!" Ujar kane dingin Itu adalah kata yang paling ku ingat saat pertama kali aku bertemu dengannya disekolah. Raut wajah yang tak bersahabat itu menusuk hingga ke jantungku. Lalu hingga saat dia duduk dibelakang ku... Duk...Duk...ia terus menendang bangkuku dari belakang "Kane!" Omelku menatapnya tajam dan segera kembali menghadap depan "Lo gak nanggepin gua cewek meja depan" ujarnya 'ngapain gua nanggepin Lo. Lo aja gak bisa inget nama gua dengan benar!' batinku "kalo diajak ngomong itu liat orangnya chubby!" Tambahnya lagi Aku pun menoleh kearahnya mendapati dirinya tengah tersenyum miring sangat menyebalkan kepada ku "Siapa cewek itu?, Dia terus aja Deket Deket sama pangeran kita" cetus seseorang menatap kami tak suka 'mampus gua. bisa jadi pepes gua sama fansnya Kane pulang sekolah nanti' batin ana Inilah kisah ku saat aku baru saja menginjakkan kakiku di sekolah SMA. Dan aku harus menghadapi salah satu pangeran sekolah yang bernama Kane Atharrazka. Lebih tepatnya dialah ketuanya. Cowok paling dingin seantero sekolah tapi sering membuatku pusing kepala. Apa benar orang ini dingin? . . . . 💬Pesan untuk para Reader's Hai guys. Akhirnya setelah 3 bulan aku mengerjakan novel ini 😭 aku bisa di up juga di wattpad. Semoga kalian suka sama ceritanya ya dan maafin Erna ya kalo ada kalimat atau kata yang kurang berkenan dihati para Reader's. Soalnya ini novel pertama aku. Jadi tolong dimaklumi ya Reader's yg baik hati 😘. Aku juga pasti bakal terus mengasah dan belajar lagi untuk memperbaiki kesalahannya😊 Dan jangan lupa untuk dukung aku dengan vote, coment, dan bagikan ya. Terima kasih ❤️❤️❤️😘🥰
GHAVARI  by alghisty_
10 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
You may also like
Slide 1 of 9
Sahabat Jadi Cinta [END] cover
ANNISA {ON GOING} cover
CANVAS PERSAHABATAN (TAMAT) cover
East sky first love cover
Kamu kok Bangsad [Babymonster] cover
D O M I N A N || RUPHA cover
Sejarah Kita cover
Friendship -Completed- cover
GHAVARI  cover

Sahabat Jadi Cinta [END]

53 parts Complete

"Lo bukan mantan nya Arvin?" tanya Devan kepada Arisha "Lo siapa? kenal juga ngga" ucap Arisha balik tanya kepada Devan "Gue Devan, pacar lo tentu nya" jawab Devan semangat "Sejak kapan gue jadi pacar lo?" tanya Arisha seraya menaik turunkan alisnya menatap Devan sinis "Nanti ada saat nya gue nembak lo, ada saat nya lo gamau kehilangan gue, ada saat nya lo bucin sama gue, gue bakal naklukin lo, apa pun cara nya, tunggu tanggal main gue" ucap Devan lalu pergi meninggalkan Arisha "Ck! Dasar cowo aneh bisa bisa nya dia bilang begitu sama gue, coba aja taklukin gue kalo bisa" ucap Arisha seraya melangkah kan kaki nya pergi ke kelas Akan kah Arisha dan Devan bersatu? Stay tune cerita nya ya gais, semua keputusan ada di tangan author tercantik, baik hati, dan tidak suka menyiksa tokoh fiksi nya sendiri {call me wa} {biasakan sebelum baca follow akun wp aku} {sesudah follow akun aku, jangan lupa baca ceritanya, tinggalkan jejak dengan cara follow, vote, komen, sebanyak-banyaknya} {aku sayang kalian banyak-banyak} ❤❤❤ {tidak menerima plagiat cerita aku!} {dilarang mencopy paste cerita aku!}